Jumat, 14 Januari 2011 11:23 WIB News Share :

Polri
Masalah Gayus seperti gurita

Jakarta--Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi berpendapat masalah Gayus Tambunan bak gurita yang berkembang ke mana-mana. Untuk itu diperlukan kerjasama Polri dengan sejumlah instansi terkait.

“Jadi, masalah Gayus ini kan seperti gurita, berkembang ke mana-mana,” kata Ito sebelum menghadiri rapat koordinasi dengan Menkum HAM Patrialis Akbar terkait penyelidikan paspor palsu Gayus Tambunan di Kemenkum HAM, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (14/1).

Menurut dia, masalah Gayus bisa dijadikan pembelajaran bahwa kasus ini terkait pada beberapa instansi. “Kemudian, di sini menunjukkan bahwa memang ada sistem kelemahan yang harus kita akui yang menyebabkan bisa dimanfaatkan oleh yang bersangkutan,” ujar Ito.

Dikatakan dia, semua lembaga hukum tengah berupaya serius untuk memperbaiki sistem ke dalam sehingga tidak ada lagi kasus serupa di masa mendatang.

“Kita memerlukan kerjasama dengan instansi terkait. Dengan Menkum HAM sudah, KPK sudah, PPATK, Imigrasi serta Ditjen Pajak pun kita sudah melakukan kerjasama,” kata jenderal bintang tiga ini.

Kemenkum HAM sebelumnya menggandeng Mabes Polri sebagai mitra kerja untuk mencegah kasus pemalsuan paspor terulang lagi. Keduanya akan membentuk tim untuk membongkar sindikat pemalsuan paspor.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…