EKSPRESI KECINTAAN- Sejumlah siswa berkumpul di depan spanduk berisi dukungan terhadap kepala sekolah mereka di SMA N 4 Solo, Jumat (14/1). Aksi tersebut merupakan wujud dukungan siswa terhadap kepala sekolah Edy Pudiyanto agar tidak dipindah dari sekolah tersebut. (FOTO: Dwi Prasetya) EKSPRESI KECINTAAN- Sejumlah siswa berkumpul di depan spanduk berisi dukungan terhadap kepala sekolah mereka di SMA N 4 Solo, Jumat (14/1). Aksi tersebut merupakan wujud dukungan siswa terhadap kepala sekolah Edy Pudiyanto agar tidak dipindah dari sekolah tersebut. (FOTO: Dwi Prasetya)
Jumat, 14 Januari 2011 17:45 WIB Pendidikan Share :

Kasek diganti, siswa SMAN 4 mogok belajar

EKSPRESI KECINTAAN- Sejumlah siswa berkumpul di depan spanduk berisi dukungan terhadap kepala sekolah mereka di SMA N 4 Solo, Jumat (14/1). Aksi tersebut merupakan wujud dukungan siswa terhadap kepala sekolah Edy Pudiyanto agar tidak dipindah dari sekolah tersebut. (FOTO: Dwi Prasetya)

Solo (Espos)--Ratusan siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Solo melakukan aksi mogok belajar di sekolah setempat, Jumat (14/1). Aksi ini sebagai simbol penolakan siswa SMAN 4 Solo terhadap mutasi yang diberlakukan kepada Kepala Sekolah (Kepsek) mereka, Edy Pudiyanto.

Berdasarkan pantauan Espos, hampir semua kegiatan belajar mengajar di sekolah itu terhenti akibat aksi ini. Ratusan siswa terkonsentrasi di lapangan sekolah tempat aksi berlangsung. Raut muka murung serta frustasi tampak dari sebagian besar siswa SMAN 4 pagi itu. Di lapangan sekolah, mereka terlihat berkerumun sambil mengangkat spanduk berisi sejumlah tuntutan.

Di antaranya Jangan pindahkan Pak Edy, kita maju karena Pak Edy dan Pak Edy for Smara Catur<I>. Beberapa siswa juga terlihat menorehkan tandatangannya pada sebuah spanduk berukuran sekitar 2 meter kali empat meter. Di tengah spanduk itu, tertulis dengan tinta tebal, Solidaritas tolak kepindahan Pak Edy. Ratusan tandatangan siswa memenuhi spanduk besar tersebut.

“Kami tidak terima Pak Edy (Edy Pudiyanto, Kepala SMAN 4-red) dipindahkan secepat ini. Kalaupun dipindahkan, harusnya menunggu sampai masa jabatannya usai tiga bulan lagi,” rutuk siswa Kelas XI IPS 5, Dita Rahayu Margatino.

Siswa yang juga Ketua OSIS ini menyayangkan keputusan tersebut karena dianggap dapat merusak psikologis siswa, terutama siswa Kelas XII yang sebentar lagi akan menjalani Ujian Nasional (UN).
Menurut Dita, banyak sekali kemajuan-kemajuan yang diperoleh SMAN 4 Solo saat dinahkodai Edy Pudiyanto.

“Dulu, ekstrakurikuler multimedia tak sebesar sekarang. Di tangan Pak Edy, minat dan bakat siswa benar-benar diperhatikan,” katanya.

Sementara itu, Edy Pudiyanto saat ditemui di ruang kerjanya, mengatakan sudah memprediksi aksi ini bakal terjadi. “Ini saya anggap sebagai luapan ekspresi anak-anak saja. Asal semuanya tertib, tidak ada masalah,” ujarnya.

Sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), imbuhnya, mutasi adalah sebuah kewajaran. Untuk itu, Edy mengimbau kepada para siswa agar bisa menerima keputusan tersebut. “Anak-anak tak perlu khawatir. Pengganti saya pasti sudah dipilih dari yang terbaik,” papar dia.

Menanggapi aksi itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Budi Suharto menegaskan Pemkot Solo tidak akan merevisi keputusan Walikota Solo, Joko Widodo, terkait mutasi terhadap sejumlah kepala sekolah.

“Saya paham bahwa dalam setiap keputusan, mungkin tidak bisa memuaskan semua pihak. Namun bukan berarti harus mengikuti suara terbanyak. Itu sama juga keputusan yang subyektif. Kalau mereka (siswa-siswa SMAN 4 Solo-red) melakukan aksi yang menolak adanya pergantian itu, tentunya bertentangan dengan aturan dan justru tidak selaras dengan upaya Pemkot dalam peningkatan mutu pendidikan di Kota Solo ini,” papar Sekda kepada wartawan di Balaikota.

Senada, Ketua Dewan Pendidikan Kota Solo (DPKS), Ichwan Dardiri, saat jumpa pers di Rumah Makan Padang Sari Bundo, mengungkapkan demo oleh siswa di SMAN 4 terjadi karena adanya perbedaan persepsi antara siswa dan pemerintah. “Pemkot mengangkat Pak Edy sebagai pengawas karena prestasinya baik. Sementara siswa menganggap hal itu tidak pas. Tapi saya yakin jika siswa sudah memahami, hal ini akan teratasi,” ungkapnya.

m99/sry/ewt

lowongan pekerjaan
SALES ENGINEER, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JUAL DAIHATSU Terios’09 TX AD-Solo,NomerCantik,An/Sendiri,Istimewa,Harga Nego,Hub:08…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Ayo Sowan Simbah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (14/9/2017). Esai ini karya Joko Setiyono, pustakawan di Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah jjoko@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Banyak orang tidak tahu 14 September bagi bangsa Indonesia merupakan Hari Kunjung Perpustakaan….