Jumat, 14 Januari 2011 10:31 WIB Ekonomi Share :

Garuda siap isi rute warisan Mandala

Singapura–PT Garuda Indonesia (Persero) juga menyatakan tertarik untuk mengisi rute perjalan yang sebelumnya dijalankan Mandala Airlines. Namun pengisian rute ini akan dimandatkan oleh Citilink sebagai lini bisnis perseroan di kelas Low Cost Carrier (LCC).

“Kita tidak menutup semua kemungkinan. Kalau untung kita ambil,” jelas Direktur Utama Garuda Indonesia,¬† Emirsyah Satar di Hotel Ritz Calton Millenia, Singapura, Jumat (14/1).

Saat ini rencana kerja tahunan perseroan, termasuk pengembangan rute baru sudah berjalan. Namun jika ada peluang terpampang didepan mata, kemudian dari hasil analisa percepatan pengadaan rute bisa dilakukan, Garuda akan melakukannya.

“Kan ada rencana kerja. Dan tahun ini, (Mandala) kan anomali. Kalau pengembangan bisa dipercepat kenapa tidak? Namun kita mesti melihat, rute-rute mana yang sudah diisi Garuda. Mana yang belum diisi. Tim kami sedang melakukan analisa itu (percepatan pengembangan rute baru),” tambah Direktur Keuangan, Elisa Lumbantoruan.

Citilink sendiri yang akan menambah rute penerbangan di tahun 2011 berencana menambah pasawat menjadi 25 unit, dari yang saat ini beroperasi 6 unit. Citilink berfokus pada peningkatan kapasitas kursi frekuensi penggunaan pesawat, dan biaya distribusi rendah. Serta fokus di rute dengan radius 2 jam baik domestik dan internasional.

Seperti diketahui, Mandala telah berhenti terbang terhitung sejak hari ini. Kabar tutupnya Mandala Airlines ini memang cukup mengejutkan mengingat sebelumnya telah mengumumkan berbagai rencana yang cukup mengesankan. Mandala Airlines juga telah mengumumkan rencana pengajuan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Langkah ini diambil manajemen Mandala agar mereka dapat merestrukturisasi bisnis dan mengembalikan keuntungan maskapai tersebut.

Presiden Direktur Mandala Airlines, Diono Nurjadin menjelaskan bahwa jika permohonan PKPU ini disetujui, Pengadilan Niaga akan memberikan waktu 45 hari bagi Mandala Airlines untuk menyerahkan rencana bisnis untuk restrukturisasi perusahaan.

Pemerintah juga tengah membahas maskapai yang bakal ditunjuk mengisi kekosongan trayek yang dijalankan oleh Mandala Airlines. Ada 2 maskapai nasional yang disebut-sebut yakni Batavia Air dan Lion Air.

Menteri Perhubungan Freddy Numberi menegaskan, selain pengisian trayek, pihaknya juga bakal mengevaluasi permaslaahan tarif agar tidak merugikan masyarakat. Dua maskapai, Bukan hanya Batavia Air dan Lion Air juga dimungkinkan mengisi rute peninggalan Mandala itu.

“Konsekuensi dia nggak bisa beroperasi maka trayeknya bisa dipakai orang lain. Tapi kan kita sudah bilang mengenai tarif yang ada harus evaluasi dengan baik. karena ada masyarakat yang dirugikan juga. Yang lain masih jalan tapi pada beberapa trayek kekosongan,” imbuhnya.

dtc/tiw

The jagongan, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL TERIOS TS’2008,Mulus/Gagah R18,Comp AC Baru,Silver,125JtNego, Hub=085640166830 (A001…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Harga Tertentu Beras Tertentu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (7/8/2017). Esai ini karya Feriana Dwi Kurniawati, Kepala Seksi Usaha Tani dan Pengolahan Hasil Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah feriana_dk@yahoo.com. Solopos.com, SOLO¬†— Pemerintah telah mengumumkan mulai…