Kamis, 13 Januari 2011 14:05 WIB News Share :

Usai pesawat SBY mendarat, Bandara Juanda disambar puting beliung

Surabaya–Pengalihan pendaratan beberapa pesawat yang seharusnya mendarat di Bandara Juanda, Surabaya ke Bandara Ngurah Rai, Denpasar, memang bukan semata karena alasan pesawat Presiden SBY mendarat. Cuaca buruk memang terjadi. Sesaat setelah pesawat SBY mendarat, puting beliung memang menyambar Bandara Juanda.

Puting beliung yang disertai hujan deras di Bandara Juanda itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB, lima menit setelah pesawat Presiden SBY mendarat. “Cuaca buruk setelah pesawat Bapak Presiden tiba pukul 11.25 Wib. Sempat ada puting beliung tapi sebentar. Hujannya deras,” kata stad Air Duty Manager Bandara Internasional Juanda Sutrisno, Kamis (13/1).

Akibat gangguan cuaca tersebut, kata Sutrisno, memang membuat jadwal penerbangan pesawat terganggu. “Ada beberapa yang landingnya dialihkan ke Denpasar. Jumlahnya saya belum tahu,” kata dia.

Pukul 11.30 Wib seharusnya ada 3 pesawat yang mendarat di Bandara Juanda, yaitu Garuda (Jakarta-Surabaya), Lion Air (Cengkareng-Surabaya-Balikpapan) serta Lion Air (Jakarta-Surabaya-Kupang). “Tapi, sekarang sudah normal,” pungkasnya.

Garuda yang mengalami pengalihan pendaratan itu adalah GA 310 yang take off dari Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 10.00 WIB. Sedangkan Lion Air yang mengalami pengalihan yang sama adalah Lion Air dengan kode penerbangan JT  0263 yang take off dari Balikpapan.

dtc/tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…