Kamis, 13 Januari 2011 14:23 WIB Hukum Share :

Pelajar tewas ditembak pencuri motor di Bekasi

Jakarta–Seorang pelajar, Ferry Ananda ,16, tewas diterjang peluru tajam yang dimuntahkan kawanan pencuri motor di depan rumahnya di Perumahan Regency Dua, Blok BD, Cibitung, Kabupaten Bekasi. Pelaku berhasil membawa kabur satu unit motor Yamaha Mio milik korban.

“Korban meninggal setelah dilarikan ke rumah sakit dengan luka tembak di dada kirinya,” kata Kapolres Bekasi Kabupaten, Kombes Setija Junianta saat dihubungi wartawan, Kamis (13/1).

Setija mengungkapkan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (12/1) sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu, korban baru pulang ke rumahnya. “Dia lalu memarkirkan motor di garasi rumahnya,” katanya.

Adapun motor Yamaha Mio bernomor polisi B 6524 FSQ adalah motor pinjamannya. Pelaku datang menggunakan dua motor. Tidak berapa lama, kawanan pencuri yang berjumlah lima orang itu lalu menyatroni garasi rumah korban. Suara berisik di garasi membuat korban curiga. “Dia lalu ke depan untuk melihatnya,” katanya.

Ferry yang melihat motornya dibawa kabur, kemudian mengejar dan sempat menarik sepeda motornya. Namun usaha itu gagal, setelah pelaku mengeluarkan tembakan sebanyak dua kali ke arah korban. “Korban lalu tertembak dengan jarak yang dekat,” ujarnya.

Setija menduga, senjata api yang digunakan pelaku adalah senjata rakitan. “Senjatanya bukan revolver, kalau kita lihat dari pelurunya,” katanya.

Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pencuri motor tersebut. Setija menduga, kawanan pencuri yang beraksi di Bekasi, satu kelompok dengan pencuri yang beraksi di Jakarta Timur. “Atau bisa jadi yang dulu kabur,” katanya.

Setija mengungkapkan, pencurian motor dalam dua bulan terakhir, marak di Bekasi. “Dalam dua bulan itu, 5-6 kali pencurian,” katanya.

Kepolisian Bekasi sendiri sebulan bulan lalu mengungkap pelaku pencurian motor. Sebanyak tujuh tersangka ditangkap polisi. Dari tersangka, polisi menyita dua senjata api jenis revolver rakitan. “Ada dua kelompok,” tutupnya.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…