Kamis, 13 Januari 2011 22:48 WIB Sukoharjo Share :

22 TKP pencurian motor diungkap

Sukoharjo (Espos)--Jajaran kepolisian Sukoharjo berhasil membekuk tiga tersangka dua hari setelah tertangkapnya dua tersangka kasus pencurian sepeda motor di Bendosari pada Selasa (11/1) lalu, yakni seorang ayah, SMR, 50 dan anaknyua, GNW, 26, warga Paluombo, Bendosari. Melalui dibekuknya tiga tersangka itu, polisi mengungkap 22 tempat kasus pencurian sepeda motor, Kamis (13/1).

Tiga tersangka baru itu merupakan warga yang tinggal di desa yang sama dengan SMR dan GNW. Mereka adalah STS alias GMK, MGN alias BLG dan JMN. Kapolres Sukoharjo, AKBP Pri Hartono EL melalui Kasatreskrim Polres setempat, AKP Sukiyono, mengatakan, 22 tempat kejadian perkara pencurian itu berlangsung di Sukoharjo dan daerah lain, seperti Karanganyar, Wonogiri dan Solo.

“Kami menyita delapan unit sepeda motor, termasuk yang digunakan tersangka sebagai prasarana aksi. Selain itu ada tujuh unit sepeda motor yang sudah diporak,” katanya di Mapolres Sukoharjo, Kamis siang.

Satu di antara lima tersangka yang dibekuk itu, lanjutnya, dijerat dengan Pasal 480 KUHP atau sebagai penadah. Dia mengatakan kasus-kasus itu terjadi sejak 2009. Dia menjelaskan kebanyakan aksi tersangka dilakukan di area persawahan.

Beberapa barang bukti yang disita itu antara lain beberapa sepeda motor jenis Yamaha Jupiter Z, Jupiter MX, Yamaha Mio dan Yamaha RZ-King yang digunakan tersangka dalam aksi. Sukiyono menjelaskan telah ada laporan polisi mengenai beberapa kasus itu. Namun, beberapa kasus belum dilaporkan dan atau dilaporkan ke sejumlah kepolisian di luar Sukoharjo, sesuai TKP.

“Kami mengimbau korban datang sendiri ke Polres Sukoharjo untuk mengurus motor yang kami temukan. Masalahnya, beberapa kali nama saya, nama Kapolres dimanfaatkan oknum tertetu untuk meminta uang sebagai syarat pengambilan motor,” jelasnya.

Sukiyono menjelaskan sisa sepeda motor yang belum ditemukan itu
diduga telah dijual tersangka ke luar kota. Dia mengatakan tersangka diduga kuat memiliki jaringan di beberapa wilayah luar Sukoharjo itu.

Mengenai salah satu sepeda motor Jenis Yamaha Mio merah ber-Nopol D yang ditunjukan sebagai barang bukti saat itu, Sukiyono menjawab, Nopol tersebut tidak asli. Dia mengutarakan tersangka telah mengganti Nopol semua motor yang mereka curi.

Sebagai informasi, SMR dan GNW ditangkap oleh warga Bendosari setelah mencuri motor milik jenis Honda GLPro milik Santoso, Selasa lalu. Saat itu, Santoso meninggalkan motornya dipinggir jalan dan menjalankan aktivitasnya di area persawahan yang berjarak sekitar 200 meter dari letak motor.

ovi

lowongan pekrjaan
TENAGA ADM KONVEKSI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Gerai Matahari dan Penjualan Kembali ke Fungsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (22/9/2017). Esai ini karya Flo. Kus Sapto W., seorang praktisi pemasaran. Alamat e-mail penulis adalah floptmas@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Berita akan ditutupnya dua gerai Matahari di Pasaraya Manggarai dan Blok M, Jakarta, cukup menarik…