Rabu, 12 Januari 2011 19:47 WIB Wonogiri Share :

Lisus terjang Wonogiri, belasan rumah rusak

Wonogiri (Espos)–Belasan rumah di Kecamatan Jatipurno dan Slogohimo, Wonogiri, roboh atau rusak akibat hujan dan angin kencang yang melanda dua wilayah itu, Rabu (12/1) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu sedangkan kerugian materi diperkirakan mencapai seratusan juta rupiah.

Informasi yang diperoleh Espos, angin kencang melanda wilayah Jatipurno, tadi pagi, mengakibatkan tiga rumah roboh atau rusak tertimpa pohon tumbang. Tiga rumah tersebut berlokasi di Kelurahan Balepanjang, masing-masing milik Mijem, warga RT 2/RW I, dan Karti, warga RT 1/RW II Lingkungan Jambangan, yang rusak karena tertimpa pohon sengon laut, dan satu lagi rumah milik Mardi di Lingkungan Pucung RT 1/RW II yang rusak karena angin kencang.

“Kejadiannya sekitar pukul 08.00-09.00 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka, sedangkan kerugian, berdasarkan perkiraan kami setelah melihat ke lokasi, antara Rp 3 juta-Rp 5 juta untuk masing-masing rumah,” ungkap Camat Jatipurno, Edhy Tri Hardiyanto, kepada wartawan, Rabu.

Hanya berselang beberapa jam sebelumnya, hujan deras dan angin kencang juga melanda wilayah Kecamatan Slogohimo yang berada di sebelah timur Kecamatan Jatipurno. Tercatat11 rumah rusak dan roboh, di antaranya terletak di Dusun Bendo, Desa Randusari, Desa Klunggen, Desa Sedayu, Dusun Bondalan, Desa Slogohimo, dan Kelurahan Karang.

“Hujan deras dan angin kencang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB dan laporan terakhir total 11 rumah roboh dan rusak. Tidak ada korban jiwa. Kerugian materi antara Rp 3 juta-Rp 10 juta per rumah. Penanganan sementara warga sekitar dikerahkan untuk gotong royong membantu perbaikan,” jelas Camat Slogohimo, Budi Susilo, kemarin.

Budi menerangkan lima rumah yang rusak dan roboh di Dusun Bendo, Desa Randusari, masing-masing milik Paimin, 45, Parminto Paiman, 46, Waidi Cipto Wiyono, 58, Slamet, 49, dan Kami, 65. Dua rumah di Desa Klunggen, masing-masing milik Karso Warimin, 67, dan Joko Suranto, 53. Dua rumah di Kelurahan Karang, masing-masing milik Tokarmo, 67, dan Marti, 59. Sedangkan satu rumah di Dusun Bondalan, Desa Slogohimo adalah milik Reso Sinah, dan satu rumah lagi di Dusun Wonosari, Desa Sedayu, tercatat sebagai milik Kasimin, 60.

“Kebanyakan rumah tersebut, rusak di bagian atap karena gentingnya diterbangkan angin, sedangkan sebagian lainnya rusak atau roboh tertimpa pohon. Rumah milik Joko Suranto di Dusun Gondopolo, Desa Klunggen, rusak karena angin kencang dan tertimpa pohon pada pukul 12.30 WIB,” imbuh Budi.

shs

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…