Rabu, 12 Januari 2011 11:46 WIB Internasional Share :

Banjir Australia, 10 orang tewas dan 78 warga dilaporkan hilang

Brisbane–Banjir yang melanda Brisbane, Australia membuat ribuan orang mengungsi. 10 orang korban dinyatakan tewas sementara 78 lainnya hilang.

Para pekerja dievakuasi secara massal setelah sungai Brisbane meluap. Pejabat setempat mengatakan ada 6.500 properti di daerah pusat kota yang bakal terendam. Banjir hebat ini merupakan musibah terbesar sejak 1893. “Air sedang dalam perjalanan,” kata Wali Kota Brisbane Campbell Newman seperti dikutip dari AFP, Rabu (12/1).

“Hari ini (banjir) sangat signifikan, besok (hari ini) lebih buruk, dan Kamis akan sangat berpengaruh bagi warga dan sektor bisnis,” tambah Newman.

Eksodus pengungsi menggunakan bus, kereta api dan mobil terus bergerak sehari setelah banjir bandang menghancurkan kota bukit dari Toowoomba, 125 kilometer (80 mil) dari Great Dividing Range, Australia Barat .

Di kota Brisbane sendiri warga panik dan kocar-kacir menyelamatkan diri dan barang-barang dari rumah mereka. “Pada supermarket lokal kami, semua hal penting yang terjual habis,” kata pengacara Paul Betros Brisbane

“Tidak ada roti, susu, baterai, air kemasan, roti telah terjual dan tokonya telah ditutup,” terangnya.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…