Selasa, 11 Januari 2011 15:58 WIB Sragen Share :

Sumber Kencono vs motor, satu tewas

Sragen (Espos)–Kecelakaan lalu lintas antara bus Sumber Kencono dengan motor di Jl Raya Sukowati, tepatnya di Desa Nglorog, Sragen, Selasa (11/1) sekitar pukul 04.30 WIB kembali menelan korban jiwa. Sumardi, 49, warga Bangkle, RT 11/RW III, Tanon, Sragen tewas menabrak bus saat menyeberang jalan dengan mengendarai motor.

Peristiwa maut itu bermula saat korban mengantarkan anaknya yang bekerja di sebuah toko elektronik dengan mengendarai motor Honda Supra 125 Nopol B 6061 FFJ. Setelah menurunkan anaknya, korban mengendarai motornya dengan melalui Jl Raya Sukowati. Sementara dari arah barat (Kota Sragen) sebuah bus jurusan Jogja-Surabaya dengan Nopol W 7729 UY yang dikemudikan Wiyadi, 50, warga Mojokerto melaju.

“Saya berulang kali membunyikan klakson ketika melihat sebuah sepeda menyelonong dari gang sebelah utara jalan. Orang itu tak menghiraukan klakson saya. Saat dekat, saya mencoba menghindari ke kanan, namun justru badan bus sisi kiri dihantam pengendara motor,” aku Wiyadi saat dijumpai wartawan, Selasa siang di Mapolres Sragen.

Korban segera dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Sragen yang berjarak sekitar 200 meter. Wiyadi tidak mengetahui persis kondisi korban bagaimana. Dia segera menuju ke Mapolsek Ngrampal yang tidak jauh dari lokasi kejadian untuk pengamanan pribadi. “Saya tidak tahu, bus itu tahu-tahu sudah diderek ke Mapolres, dan saya baru diminta ke Mapolres ini,” ujarnya.

Kasatlantas Polres Sragen AKP Wajiman mewakili Kapolres Sragen AKBP IB Putra Narenda menyatakan korban tewas setelah sampai di RSUD Sragen, karena kondisinya cukup mengenaskan. “Saya sempat datang ke lokasi untuk oleh tempat kejadian perkara dan mengupaya mobil derek sekitar pukul 07.30 WIB. Saat ini perkara itu masih ditangani Satlantas Polres Sragen,” tegasnya.

trh

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.MICROVISION INDONESIA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…