Selasa, 11 Januari 2011 14:49 WIB News Share :

Gerindra desak pembangunan gedung baru DPR dibatalkan

Jakarta--Fraksi Partai Gerindra menegaskan penolakan dan mendesak pembatalan rencana pembangunan gedung baru DPR. Fraksi Partai Gerindra mengirimkan kembali surat penolakan tersebut kepada Pimpinan DPR.

“Berdasarkan surat tertanggal 1 Oktober 2010, Fraksi Partai Gerindra telah menyatakan sikap dan pendapat agar pembangunan gedung baru DPR dapat dibatalkan. Hari ini surat ini kembali kami layangkan untuk mengingatkan pimpinan DPR bahwa kami telah menolak pembangunan gedung baru DPR,” tegas Sekjen Partai Gedindra, Ahmad Muzani, dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (11/1).

Muzani menegaskan bahwa Gerindra hanya setuju dibangun gedung DPR baru jika rencana pemindahan Ibukota menjadi kenyataan. Pembangunan gedung baru DPR dinilai tidak membawa manfaat.

“Anggaran pembangunan gedung yang sudah dianggarkan dapat dialihkan bagi program yang produktif dan dapat mensejahterakan rakyat,” terang Muzani membacakan isi surat tersebut.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menagih janji pimpinan DPR untuk membatalkan pembangunan gedung baru DPR. Mengingat sudah jelas-jelas ada fraksi yang menolak pembangunan gedung baru DPR.

“Pak Marzuki pada waktu itu menyatakan jika ada fraksi yang menolak maka pembangunan gedung baru DPR akan dibatalkan. Oleh karena itu Gerindra sudah menyatakan tidak setuju dan mendesak pimpinan DPR membatalkan pembangunan gedung baru DPR,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan Ketua DPR Marzuki Alie menegaskan bahwa semua fraksi di DPR mendukung pembangunan gedung baru DPR. Namun, Marzuki menuturkan bahwa pembangunan gedung baru DPR dapat dibatalkan jika salah satu fraksi tidak setuju.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…