Selasa, 11 Januari 2011 06:03 WIB Solo Share :

DPU
Bersihkan tanah Jl Ki Hajar Dewantara!

Solo (Espos)–Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Solo segera memerintahkan kontraktor proyek rehabilitasi trotoar Jl Ki Hajar Dewantara Jebres, CV Perkasa Kontruksi membersihkan sisa tanah proyek yang masih berada di badan jalan.

Langkah tersebut untuk merespons pernyataan Camat Jebres, Basuki Anggoro Hexa yang menyebutkan genangan air dan sisa tanah proyek memicu terjadinya kecelakaan lalu-lintas (Lakalantas). Sedangkan untuk genangan air, menurut Kabid Bina Marga DPU, Nur Basuki masih harus menunggu turunnya dana proyek drainase dari Provinsi Jawa Tengah (Jateng). “Saat ini masih masa pemeliharaan, kami segera minta kontraktor bersihkan tanah di Jl Ki Hajar Dewantara,” katanya saat ditemui Espos di ruang kerjanya Senin (10/1).

Dia menjelaskan proyek rehabilitasi trotoar Jl Ki Hajar Dewantara didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Solo 2010 senilai Rp 372 juta. Proyek rehabilitasi trotoar dengan pembuatan taman-taman dan jalur bagi pejalan kaki (pedestrian-red) satu paket dengan proyek drainase. Hanya saja pelaksanaan proyek yang rencana semula dikerjakan bersamaan akhirnya harus dikerjakan secara terpisah lantaran dana dari Semarang belum turun. Proyek drainase itu sendiri nantinya akan mengkoneksi lubang-lubang resapan air di Jl Ki Hajar Dewantara ke saluran air di dalam UNS.

Basuki mengaku telah berkoordinasi dengan otoritas di UNS ihwal rencana tersebut. Dia juga mengungkapkan kemungkinan peningkatan status Jl Ki Hajar Dewantara dari kelas III menjadi kelas I. Peningkatan status jalan dengan pelebaran jalan ke sisi utara. Rencana pelebaran jalan terkait program pembukaan jalur melalui Mipitan, Mojosongo menuju Jl Lingkar. Hanya saja belum dapat dipastikan kapan pelebaran jalan bisa dilakukan lantaran Jl Mipitan belum tembus ke ringroad.

Penjelasan senada disampaikan Kepala DPU, Agus Djoko Witiarso yang menyampaikan rehabilitasi trotoar Jl Ki Hajar Dewantara sebagai upaya penyediaan ruang terbuka hijau. Tamanisasi trotoar jalan merupakan program lanjutan relokasi pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini mangkal di kawasan itu. Seperti diberitakan Camat Jebres Basuki Anggoro Hexa mengungkapkan tamanisasi Jl Ki Hajar Dewantara memicu Lakalantas. Penyebabnya genangan air dan sisa tanah proyek taman di badan jalan.

kur

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…