Selasa, 11 Januari 2011 09:23 WIB Sragen Share :

Badar togel Terminal Pilangsari dicokok

Sragen (Espos)–Setelah berhasil membekuk bandar toto gelap (Togel) di kawasan Pasar Bunder Sragen, aparat Polres Sragen kembali menangkap bandar Togel di kawasan Terminal Bus Pilangsari, Ngrampal, Sragen, Senin (10/1) sore, sekitar pukul 15.00 WIB. Pelaku Reddy Sugiharto, 49, warga Mojo Kulon RT 1/RW II, Sragen terpaksa dijebloskan ke penjara.

Kapolres Sragen AKBP IB Putra Narendra melalui Kasubag Humas AKP Mulyani kepada wartawan, Selasa (11/1), mengungkapkan penangkapan bandar Togel di terminal itu berawal adanya informasi dari warga di sekitar terminal. Berdasarkan informasi tersebut, kata dia, tim Reskrim dengan pakaian preman melakukan penyelidikan.

“Saat melakukan penyelidikan di lokasi yang sering dipakai pelaku untuk buka dasaran, aparat mengetahu pelaku tengah melakukan transaksi lewat hand phone (HP). Petugas langsung menyergap pelaku dan memeriksa sakunya. Ternyata benar, hasil pemeriksaan petugas menemukan sejumlah barang bukti penjualan togel,” tegas AKP Mulyani.

Menurut dia, pelaku langsung digelandang ke Mapolres Sragen untuk proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut. Dari tangan tersangka, tegasnya, petugas menemukan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 270.000, sebuah HP Merk Nokia warna merah hitam, sebuah bolpoin, tiga keplek bukti penjualan dan sebuah rekapan Togel. “Tersangka dijerat Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” tuturnya.

trh

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…