Selasa, 11 Januari 2011 12:06 WIB Sport Share :

Aremania berulah di Kediri, dua polisi terluka

Kediri--Ketakutan Aremania akan berbuat anarkis benar terjadi. Aksi pelemparan batu dilakukan saat mereka singgah di Stasiun Kediri Kota, dalam perjalanannya ke Malang seusai mendukung tim kesayangannya di Jakarta. Akibatnya, dua anggota kepolisian terluka.

Pantauan menunjukkan, aksi anarkis ini dilakukan saat KA Mataremaja dari Jakarta sampai di Stasiun Kediri Kota, Selasa (11/1) sekitar pukul 09.10 WIB. Tanpa dikomando, sejumlah oknum Aremania turun dari gerbong dan berusaha mengambil batu koral di rel. Hadangan yang coba dilakukan kepolisian tak membuahkan hasil maksimal, dan aksi pelempartan tak terelakkan.

Akibat lemparan batu tersebut dua anggota kepolisian mengalami luka. Keduanya adalah Iptu Nasrun, Kanit Samapta Polres Kediri Kota dan seorang anggota lainnya dari Satuan Samapta.

“Pak Nasrun terkena lemparan nyasar di bagian kening, sementara satu anggota lain luka lecet akibat pukulan,” kata Kasubbag Humas Polres Kediri Kota, AKP Surono.

Untuk mencegah aksi anarkis meluas, polisi terus menghalau ratusan Aremania untukkembali masuk ke dalam gerbong. Polisi juga memerintahkan ke petugas di stasiun untuk secepatnya memberangkatkan kereta.

Aksi anarkis Aremania di Kediri saat melakukan perjalanan dengan menggunakan kereta api sebelumnya juga terjadi pada tanggal 2 Agustus 2010 lalu. Saat itu ribuan Aremania yang pulang dari Solo mendadak melempari rumah-rumah warga di sekitar stasiun. Akibatnya, sejumlah rumah rusak dan orang mengalami luka akibat lemparan batu.

dtc/tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
QUALITY CONTROL & ADMIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…