Senin, 10 Januari 2011 15:14 WIB Solo Share :

Puluhan rumah di Sewu tergenang banjir

Solo (Espos)–Sedikitnya 50 unit rumah di RT 3/RW VII dan RT 3/RW II Putat, Kelurahan Sewu, Jebres diterjang banjir luapan Sungai Bengawan Solo dan saluran air, Minggu (9/1) malam hingga Senin (10/1) dini hari.

Tidak ada korban jiwa dan luka dalam musibah rutin musim penghujan itu. Namun ketinggian air yang mencapai satu meter sempat membuat warga sibuk menyelamatkan diri dan barang elektronik. Ketua RT 3/RW VII, Joko Lelono menuturkan air mulai naik Minggu sekitar pukul 22.00 WIB dan susut Senin subuh. “Sekitar 32 rumah tergenang luapan saluran air yang mencapai satu meter. Anak-anak dan kaum Lansia diungsikan ke musala yang berada di lokasi tinggi,” katanya.

Dia menuturkan pada prinsipnya warga sudah terbiasa dengan luapan saluran air. Namun tetap saja warga jengah setiap kali hujan harus berhadapan dengan banjir. Utamanya yang mempunyai tanggungan kaum Lansia atau anak-anak. Pascabanjir juga menjadi masa ujian tersendiri bagi warga. Banjir yang sampai masuk rumah pasti membawa sampah dan kotoran lain yang merupakan sumber bibit penyakit.

Persoalan sama dialami warga bantaran Sungai Bengawan Solo di Putat, Sewu.  Banjir Minggu malam membuat sedikitnya 20 rumah warga Putat yang berada di tanah negara tergenang. Namun banjir belum sampai membuat alarm peringatan banjir berbunyi. “Ketinggian air belum sampai membuat sistem peringatan dini berbunyi. Sebab luapan sungai tidak begitu tinggi seperti pekan lalu yang mencapai dua meter,” ungkap Sunarno, pengurus Tim Penanggulangan Banjir Putat.

kur

lowongan pekerjaan
PT. DISTRIVERSA BUANAMAS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…