Senin, 10 Januari 2011 13:30 WIB Internasional Share :

Pesawat Iran Air jatuh, 72 penumpang tewas

Jakarta–Sebuah pesawat Boeing 727 milik maskapai Air Iran jatuh , Minggu (9/1) di sebelah barat laut Kota Orumiyeh. Akibat kecelakaan itu, 72 orang dari 105 penumpangnya dipastikan tewas.

“Kecelakaan pesawat itu telah menewaskan 72 orang dan melukai 33 orang,” demikian ditulis kantor berita Fars seperti dikutip AFP, Senin (10/1).

Jatuhnya pesawat yang juga membawa 10 awak ini diduga karena cuaca buruk. “Pesawat tersebut berangkat dari waktu yang telah dijadwalkan dari Teheran menuju Orumiyeh. Kondisi cuaca buruk baru terjadi di daerah dekat Orumiyeh,” kata seorang pejabat setempat.

Sementara itu, Gubernur Jenderal Azerbaijan Barat, Vahid Jalalzadeh, mengatakan bahwa semua penumpang yang terluka telah dipindahkan ke rumah sakit yang berbeda di kota Orumiyeh. Jalalzadeh juga mengatakan bahwa sebelumnya, pilot pesawat kehilangan kontak dengan bandara sebelum pesawat hilang dari radar.

“Lalu pesawat itu jatuh di dekat desa dan para penduduknya melapor ke bagian berwenang untuk memberitahukan lokasi kecelakaan. Beberapa penumpang berhasil keluar dari pesawat dan penduduk desa pun mengantarkan mereka ke rumah sakit,” tambahnya.

Sebuah rekaman televisi yang berhasil mengabadikan jatuhnya pesawat Air Irab itu menunjukkan pesawat pecah menjadi tiga bagian kemudian terkubur dalam salju tebal.

Meski satu dari dua kotak hitam pesawat telah ditemukan, operasi penyelamatan itu sendiri masih terhambat oleh cuaca yang sangat buruk.

“Masalah pada saat operasi penyelamatan adalah salju yang tebal. Salju itu menumpuk sekitar 70 cm atau lebih dari lutut kaki orang dewasa,” tutupnya.

dtc/tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…