Senin, 10 Januari 2011 21:09 WIB Sragen Share :

Pembangunan rumah kompos Dari baru 85%

Sragen (Espos)–Pembangunan rumah Apo alias rumah pembuatan kompos di Desa Dari, Kecamatan Plupuh, baru berjalan sampai 85%. Hal itu lantaran pelaksanaan pembangunan rumah kompos bantuan sosial (Bansos) dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Lahan dan Air (PLA) Kementrian Pertanian tersebut molor selama beberapa pekan.

Kepala Desa (Kades), Sunardi mengakui pembangunan rumah kompos dan kandang sapi molor dari rencana awal. Pembangunan, kata dia, baru dimulai pekan terakhir bulan Desember 2010. Hal tersebut karena menyesuaikan waktu longgar para pekerja dan anggota kelompok tani. “Waktu itu, pekerja dan anggota kelompok tani banyak yang masih sibuk di sawah. Jadi terpaksa dimulainya agak molor. Namun, setelah itu kami langsung kebut. Sekarang ini kandang sudah jadi 100%, sedangkan rumah kompos baru 80-85%,” jelas Sunardi, saat ditemui Espos, di lokasi pembangunan rumah kompos, Senin (10/1).

Berdasarkan catatan pihaknya, pembangunan rumah kompos tinggal menyelesaikan pengecoran lantai, pintu dan pengerasan jalan masuk menuju rumah kompos. Dia memperkirakan pembangunan akan rampung dalam dua atau tiga hari ke depan. Setelah pembangunan sempurna 100%, Sunardi menyebut pihaknya baru akan membahas mengenai pembentukan pengurus yang kelak akan mengelola rumah kompos berikut merawat 35 ekor sapi. Menurut rencana, rumah kompos dan perawatan ternak akan dikelola bersama enam kelompok yang ada di Desa Dari.

Mantri Tani Plupuh, Sumirin membenarkan pelaksanaan pembangunan memang agak terlambat, karena baru dimulai pada akhir Desember. Kendati demikian, dia memastikan saat ini pelaksanaan pekerjaan berjalan baik. Bahkan, pada pekan ini juga, dia meyakini seluruh pembangunan fisik, baik rumah kompos maupun kandang telah sempurna. “Saya lihat tinggal finishing. Jadi saya yakin sebentar lagi sudah akan beroperasi,” ujarnya.

tsa

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…