Senin, 10 Januari 2011 10:35 WIB News Share :

Massa pro & kontra Bupati Gowa perang batu

Makassar–100 Orang dari Aliansi Rakyat Gowa Bersatu yang sedang berunjuk rasa di kantor Bupati Gowa, perang batu dengan 10 massa pendukung Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo. Massa saling lempar di luar kantor bupati, di Jl Mesjid Raya, Makassar.

Pantauan, Senin (10/1), puluhan polisi berusaha menghentikan aksi perang batu tersebut dengan menembakkan gas air mata ke dua massa. Namun usaha polisi tidak bisa menghentikan aksi massa pro dan kontra Bupati Gowa.

Aksi perang batu terjadi sekitar 20 menit. Perang batu juga berlangsung antara pegawai bupati dengan para pendukung bupati. Massa Aliansi yang anti bupati Gowa membawa senjata tajam berupa tombak tradisional Gowa.

Bahkan ada juga yang duel satu lawan satu di samping Lapangan Syekh Yusuf, dekat dengan kantor bupati Gowa. Namun aksi kedua massa itu dihadang dengan pasukan huru hara.

Massa Aliansi Rakyat Gowa Bersatu berunjuk rasa meminta agar bupati dicopot akibat kasus ijazah palsu. Unjuk rasa ini masih kelanjutan sengketa pilkada antara kandidat Andi Maddusila melawan Ichsan Yasin Limpo yang merupakan adik Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo. Andi Maddusila kalah dalam pilkada itu.

dtc/tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.Japantech Indojaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…