Senin, 10 Januari 2011 06:34 WIB Hukum Share :

Hari ini, rekontruksi pembunuhan siswa Widya Wacana digelar

Solo (Espos)--Jajaran Polresta Solo berencana menggelar rekontruksi pembunuhan di TPU Unturoloyo, Senin (10/1). Setelah tahap rekontruksi dilangsungkan, polisi langsung mengebut berkas perkara untuk dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo.

Demikian ditegaskan Kapolreta Solo, Kombes Pol Nana Sudjana saat ditemui Espos di Mapolresta Solo akhir pekan kemarin. Rencananya, setelah rekontruksi dilangsungkan, masing-masing tersangka, Rk, 16, dan Rn, 16, mengikuti tes psikologi dari Polda Jateng di Mapolresta Solo.

“Senin besok (hari ini-red), kami akan lakukan rekontruksi sekaligus pengecekan psikologi kedua tersangka. Hal itu dilakukan untuk mengetahui kronologi detail peristiwa pembunuhan. Di sisi lain, juga ingin mengetahui kondisi mental kedua tersangka,” ujar dia.

Lebih lanjut dia mengatakan, rekontruksi pembunuhan dan tes psikologi dinilai menjadi poin penting untuk diketahui sebelum dilimpahkan ke Kejari. Dari kedua tahap tersebut, diharapkan motif utama pembunuhan dapat terungkap secara jelas.

“Untuk tim psikologi, kami sudah mengirim permintaan ke Polda Jateng pekan kemarin. Koordinasi terakhir, informasinya mereka akan datang ke Solo awal pekan,” katanya.

Disinggung tentang jumlah personel tim psikologi yang akan datang, Kombes Pol Nana Sudjana menerangkan terdapat kurang lebih empat personel. Permintaan bantuan itu dilakukan, lantaran di Mapolresta Solo belum ada tim psikologi.

“Para tersangka itu kan masih di bawah umur. Makanya, kami ingin mengetahui kondisi mental mereka. Untuk mengetahui apakah kondisi mental kedua tersangka sehat atau tidak, itu sudah kewenangan tim psikologi nanti,” jelasnya.

pso

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.NSC FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…