Senin, 10 Januari 2011 09:18 WIB News Share :

Disiarkan live, peserta Raker SBY dilarang tidur

Jakarta–Tidak seperti biasanya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggelar Raker awal tahun 2011 di Jakarta Convention Center (JCC). Sebelum acara dimulai, pembawa acara berpesan supaya peserta tidak tidur dan sibuk chatting.

“Mengingat acara ini disiarkan langsung oleh TVRI dan RRI, maka peserta dilarang tidur dan jangan BBM-an. Biar tidak tertangkap kamera,” pesan pembawa acara Tia Maryadi yang diumumkan lewat pengeras suara, Senin (10/1)

Pengumuman tersebut diumumkan sampai dua kali dengan jeda kira-kira 10 menit sebelum acara dimulai. Pada pukul 09.00 WIB, para peserta sudah memenuhi sebagian ruangan Plenary Hall, JCC, Senayan.

Para menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu II sudah datang memenuhi ruangan serbaguna yang kerap dipakai untuk acara pameran, wisuda, atau pertunjukan seni itu. Turut datang juga para gubernur dan bupati dari seluruh Indonesia.

Pukul 09.05 WIB SBY tiba di lokasi untuk memimpin raker bersama Wapres Boediono. Rencananya raker akan berlangsung sepanjang hari dan diikuti oleh 1.300 orang.

Keterangan dari Jubir Kepresidenan Julian Pasha, selain pejabat pemerintah terundang pula pimpinan BUMN dan pengusaha swasta nasional. Topik yang akan dibahas yakni bidang kesra, hukum, keamanan, dan perekonomian.

“Arahan akan meliputi program di bidang kesra, hukum, keamanan dan perekonomian,” kata Julian.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…