Senin, 10 Januari 2011 23:43 WIB Klaten Share :

"BPKP di Klaten hanya dampingi penyusunan LPj”

Klaten (Espos)--Kepala Kantor Inspektorat Klaten, Eko Medy Sukasto menyatakan bahwa kehadiran Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Klaten bukan dalam rangka melakukan audit bantuan peduli Merapi. Melainkan, untuk mendampingi pengelola bantuan dalam penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPj).

“BPKP hanya dampingi penyusunan LPj. Itu sudah instruksi dari pusat, bukan mengaudit,” tegas Eko kepada Espos, Senin (10/1). Menurut Edy, pendampingan BPKP dalam penyusunan LPj sangat dibutuhkan. Sebab, bagaimanapun juga setiap bantuan yang mengalir harus ada laporan pertanggungjawabannya. Terkait itulah, pihaknya meminta kepada masing-masing camat yang mengelola bantuan peduli Merapi dari berbagi pihak agar tak terlalu risau.

“Tujuan pendampingan BPKP itu agar penyusunan LPj sesuai petunjuk. Sehingga, jika sewaktu-waktu ada pemeriksaan tak ada masalah di kemudian hari,” paparnya.

Dia mengakui, kehadiran BPKP beberapa waktu lalu memang sempat menimbulkan kesalahapahaman. Padahal, lanjutnya, kehadiran BPKP saat itu semata-mata untuk membantu pengelola bantuan peduli Merapi dalam menyusun LPj-nya. “Ini harus diluruskan. Sebab, kalau BPKP Jateng tahu kan tambah ramai persoalannya,” paparnya.

Bahkan, lanjut Eko, pendampingan penyusunan LPj tersebut sama sekali tak dikenakan biaya sepeserpun. BPKB, kata dia, malah telah memberi sejumlah bantuan peduli Merapi dan terbuka untuk mendampingi dalam rangka tertib adiministrasi. “BPKP malah ikut memberikan bantuan. Dan ini bentuk sikap terbuka mereka (BPKP-red) untuk membantu penyusunan administrasi,” terangnya.

Sementara itu, Camat Prambanan Bambang Sujarwa mengungkapkan  pihaknya hanya sebatas menyiapkan administrasi sebagai pertanggungjawabannya atas pengelolaan bantuan peduli Merapi. Terkait polemik kesalahpahaman dengan BPKP masa lalu, kata dia, hal itu sudah bisa dicari titik temunya dan telah disudahi. “Yang jelas keperluan administrasi sudah saya persiapkan. Saya tak akan bicara yang lainnya, jika nantinya ada audit,” paparnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Bambang Sujarwa mengaku telah menyiapkan segala berkas administrasi LPJ terkait pengelolaan bantuan Merapi. LPj tersebut bakal segera diserahkan ke Satuan Pelaksana Penanganan Bencana (Satlak PB) Klaten dalam waktu dekat ini.

asa

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…