Poppy Dharsono. (FOTO: google.image)
Minggu, 9 Januari 2011 17:04 WIB Solo Share :

Warga Jateng sambat soal wereng kepada Poppy Dharsono

Poppy Dharsono. (FOTO: google.image)

Solo (Espos)–Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Jawa Tengah, Poppy Dharsono menggelar acara refleksi satu tahun beranggota DPD di rumah aspirasi di Kelurahan Bumi, Laweyan, Minggu (9/1).

Kesempatan ini dimanfaatkan ratusan masyarakat dari Jateng untuk
menyampaikan aspirasi. Salah satu warga dari Klaten, Paulus mengatakan Pemda Klaten sangat minim dalam mengatasi permasalahan pertanian.

“Hampir setengahnya (padi) habis gara-gara wereng, dan Pemda tidak banyak berbuat,” katanya.

Paulus menilai secara umum pemerintahan saat bukan sesosok pemimpin, melainkan penguasa. “Ngedrop semen dan ini itu, tapi sekarang malah merampok rakyat, mana janjimu,” ujarnya dengan nada tinggi.

Warga dari Bumi, Laweyan, Sumarno menambahkan keberadaan anggota DPD belum dirasakan masyarakat. “DPD belum bergigi. Mestinya setiap anggota individu punya kreativitas untuk dapat dekat dengan rakyat dan memberi  bantuan,” ujarnya.

Sementara itu Lurah Bumi, Sukariyono, menambahkan anggota dewan bukan petugas sosial, tapi pusat informasi dan aspirasi untuk menyampaikan keluh kesah ke pemimpin di atas.

Sedang anggota DPD Jateng, Poppy mengatakan beragam masalah ini tentu tidak bisa ia selesaikan sendiri. Butuh sinergi antara wakil rakyat baik di tingkat pusat, propinsi hingga kota atau kabupaten.

“Dan kuncinya kembali kepada rakyat untuk melakukan kontrol terhadap wakil-wakil yang mereka pilih,” ujarnya.

aha

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…