Minggu, 9 Januari 2011 17:59 WIB Karanganyar Share :

Angka kecelakaan 2010 di Karanganyar turun

Karanganyar (Espos)--Angka kecelakaan di Kabupaten Karanganyar selama 2010 menurun disbanding tahun 2009. Menurut data yang dihimpun Espos di Polres Karanganyar, pada 2010 terjadi sebanyak 239 kecelakaan. Sedangkan tahun sebelumnya sebanyak 254 kejadian. Dari data tersebut, ada sebanyak 23 orang meninggal dunia dan 40 orang luka ringan.

Menurut Kapolres Karangayar, AKBP Edi Suroso, penurunan tersebut terjadi karena banyak masyarakat yang telah sadar dan mematuhi rambu lalu lintas selama di jalan raya. “Ke depannya mudah-mudahan ini bisa ditingkatkan,” ujar Edi saat ditemui wartawan di Mapolres Karanganyar, Sabtu (8/1) siang.

Sementara untuk angka pelanggaran lalu lintas selama 2010 juga mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Pada 2009 ada sebanyak 18.289 tilang pelanggaran. Pada tahun berikutnya sebanyak 13.509 kasus pelanggaran. Angka pelanggaran terbanyak terutama pada Juni dan Desember 2010. Pada bulan itu, angka pelangaran mencapai lebih dari 3.000.

Dilihat dari segi usia, lanjut Kapolres, mayoritas yang melanggar peraturan lalu lintas adalah remaja atau pelajar. Untuk meminimalisasi angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas pada 2011, maka setiap Senin Polres melakukan sosialisasi budaya tertib berlalu lintas ke berbagai sekolah di Kabupaten Karanganyar.

“Setiap Senin, ada petugas dari Polres yang menjadi komandan upacara,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga menyelenggarakan pengadaan surat ijin mengemudi (SIM) secara kolektif ke sekolah yang dituju.

Ada beberapa kawasan di Karanganyar yang menjadi titik rawan kecelakaan. Beberapa titik itu, sebut Edi, yakni jalur Karanganyar-Sragen yang melalui Kebakkramat. Selain itu, Jalan Adisucipto di Colomadu juga menjadi titik rawan kecelakaan, terutama yang berada di depan kantor Bulog Surakarta.

Karena kedua jalan tersebut berada di bawah perawatan dan pengelolaan Pemprov Jateng. “Untuk di Colomadu, kalau malam kurang penerangan. Karena itu, kami sudah melayangkan surat ke Pemprov untuk meminta di titik tersebut ditambah penerangannya,” ujar Edi.

fas

The jagongan, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL TERIOS TS’2008,Mulus/Gagah R18,Comp AC Baru,Silver,125JtNego, Hub=085640166830 (A001…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Rabun...

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (11/9/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO — Judul esai saya ini saya adopsi dari terminologi Profesor Theodore Levitt tentang marketing myopia atau…