Sabtu, 8 Januari 2011 11:03 WIB News Share :

Pelesiran Gayus, Komisi III DPR akan minta klarifikasi Polri

Jakarta–Komisi III DPR akan mengagendakan pemanggilan Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo dalam waktu dekat. DPR ingin mendengarkan klarifikasi Kapolri terkait pelesiran Gayus Tambunan ke luar negeri.

“Yang kita prioritaskan memang pemanggilan Kapolri untuk dimintai klarifikasi pelesiran Gayus ke luar negeri,” ujar anggota Komisi III DPR dari FPDIP, Trimedya Panjaitan, Sabtu (8/1).

Trimedya sendiri heran polisi tidak memanfaatkan jaringan intelijennya untuk melacak kepergian Gayus atau sekedar membuntuti keberadaan Gayus. Hal tersebut akan ditanyakannya pada saat Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo menghadap ke DPR.

“Kita ingin pertanyakan efektifitas intelijen Polri, apa benar mereka tidak tahu sama sekali kepergian Gayus. Ini kan aneh,” terang Trimedya.

Setelah pemanggilan Kapolri, Trimedya menuturkan, Komisi III akan mengagendakan pemanggilan Menkum HAM Patrialis Akbar. Kali ini Komisi III hendak meminta klarifikasi soal paspor yang digunakan Gayus keluyutan ke luar negeri.

“Menterinya harus bisa menjelaskan seperti apa posisi sebenarnya. Karena ini adalah bagian dari tanggungjawabnya,” papar Trimedya.

DPR pun akan mendesak polisi menggunakan segala daya dan upayanya mengejar mafia pajak yang berada di belakang Gayus.

“Karena kita harus benar-benar membenahi kabel kusut ini. Intinya mereka harus segera mengungkap siapa orang kuat dibalik Gayus Tambunan,” tandasnya.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…