Sabtu, 8 Januari 2011 13:31 WIB News Share :

Gerindra konsisten tolak pembangunan gedung baru DPR

Jakarta–Partai Gerindra tetap konsisten pada sikapnya menolak pembangunan gedung baru DPR. Bagi Gerindra, pembangunan gedung baru DPR wujud pengkhianatan kepada rakyat.

“Partai akan sampaikan kepada anggota DPR, sikap Gerindra tetap menolak itu. Kita akan sampaikan catatan sehingga sikap DPR tidak bulat,” kata Wakil Ketua Umum DPP Gerindra, Fadli Zon, Sabtu (8/1).

Fadli menilai pembangunan gedung baru DPR tidak ada urgensinya. “Ini keputusan yang sangat insensitif dan tidak ada keperluannya. Rupanya, parpol besar menyetujui dan agak memaksakan entah apa urgensinya,” ujar dia.

Menurut dia, dana pembangunan gedung baru DPR lebih baik dimanfaatkan untuk hal-hal yang mendesak dan berguna. “Jadi ketimbang memperbaiki fisik, lebih baik memperbaiki kinerja DPR,” kata Fadli.

Gedung baru DPR dianggarkan seharga Rp 6 juta per meter. Angka ini sedikit lebih kecil dari sebelumnya yang mencapai Rp 7 juta per meter. Anggaran yang sudah siap dipakai adalah dana segar APBN 2011 senilai Rp 800 milyar. Gedung tetap bakal dilengkapi fasilitas kolam renang.

dtc/tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
GRIYA BAMBU KUNING, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…