Sabtu, 8 Januari 2011 08:05 WIB News Share :

Gedung baru DPR, Rp 6 juta per meter

Jakarta–Kesekjenan DPR sebagai pelaksana proyek pembangunan gedung baru DPR menyelesaikan perencanaan ulang pembangunan gedung. Hasilnya telah disampaikan dalam rapat konsultasi pimpinan DPR dan pimpinan fraksi DPR, gedung baru DPR dianggarkan seharga Rp 6 juta per meter.

Angka ini sedikit lebih kecil dari sebelumnya yang mencapai Rp 7 juta per meter. Anggaran yang sudah siap dipakai adalah dana segar APBN 2011 senilai Rp 800 milyar. “Sudah disepakati dalam rapat konsultasi pimpinan fraksi sebelum reses lalu, harganya Rp 6 juta per meternya,” ujar Sekreataris FPPP DPR, M Rohamurmuzy, seperti diberitakan detikcom, Sabtu (8/1).

Menurut Romi, mayoritas fraksi sudah sepakat dengan angka itu. Tidak ada satu fraksi pun yang menolak kelanjutan pembangunan gedung baru DPR. “Prinsipnya bahwa gedung itu diteruskan iya. Itu memang kebutuhan,” terang Romi.

Namun demikian, Romi berharap masih bisa dilakukan penghematan anggaran pembangunan gedung baru. Ia berharap dana APBN 2011 senilai Rp 800 milyar yang disiapkan sudah cukup untuk membangun gedung baru DPR.

“Semoga saja masih bisa dilakukan efisiensi. Kemewahan menjadi tidak penting karena justru melukai hati nurani rakyat,” tandasnya.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…