Sabtu, 8 Januari 2011 05:18 WIB Sragen Share :

Bupati
Sragen harus go internasional

Sragen (Espos)--Bupati Sragen Untung Wiyono memprioritaskan peningkatan human resource development (HRD) sepanjang tahun 2011, terutama dalam pengembangan bisnis di wilayah Bumi Sukowati.

Bagi Bupati kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci pengembangan bisnis di daerah. Penegasan Bupati itu disampaikan kepada Espos, Jumat (7/1).

Melalui peningkatan HRD, maka SDM Sragen memiliki skill. Dengan kemampuan SDM yang memadai, lanjutnya, maka tinggal mengembangkan perdagangan lokal. Indonesia memiliki 245 juta jiwa penduduk itu, kata dia, menjadi target market yang besar. Dia mencontohkan produk furnitur di Uni Emirat Arab sudah dikuasai Sragen.

“Kaljambe dan Gemolong itu merupakan wilayah kawasan industri. Kami sudah menata kawasan-kawasan, seperti kawasan industri, kawasan perdagangan, kawasan pertanian dan perkebunan abadi, kawasan perkotaan dan sebagainya. Bupati yang akan datang tinggal melanjutkan saja. Tapi harus mengandalkan quality control,” ujarnya.

Melalui peningkatan perdagangan ini, paparnya, orang Sragen akan mampu menjadi tionghoanya orang Jawa. Hampir 90% pengusaha besar di sepanjang jalan protokol Sragen merupakan pengusaha pribumi. Khusus untuk kawasan Sambungmacan, tambahnya, akan menjadi areal industri elit, yakni industri besar semua yang ramah lingkungan tentunya.

“Saya berharap Sragen  mampu go international mulai tahun 2011. Tidak ada gading yan tak retak. Ada beberapa program yang perlu mendapat perhatian khsusu, yakni sarana infrastruktur yang mulai rusak, sistem yang benar-benar akuntabel dan manajemen rumah sakit umum daerah. RUSD ini memiliki potensi pendapat asli daerah (PAD) yang besar bagi Sragen,” paparnya.

Bupati menginginkan agar program pemerintah daerah mengarah pada business oriented. Seorang pegawai negeri sipil (PNS) misalnya harus mampu menjadi konsultan dan memiliki orientasi bisnis, sehingga mampu mengembangkan daerah.

trh

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…