Sabtu, 8 Januari 2011 15:59 WIB Solo Share :

2.104 PKL di Solo belum ditertibkan

Solo (Espos)–Penataan terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang tersebar di sejumlah titik di wilayah Kota Solo, hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kota (Pemkot) setempat. Dari 5.817 PKL yang terdata pada tahun 2005 lalu, tercatat masih tersisa  2.104 PKL yang harus ditertibkan.

Kepala Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Kota Solo, Subagiyo mengemukakan pendataan terhadap ribuan PKL tersebut dilaksanakan oleh pihak ketiga kaitannya dengan program penataan PKL di Kota Solo yang dilaksanakan Pemkot sejak tahun 2006 lalu.

“Hasil pendataan terhadap PKL yang dilakukan oleh pihak ketiga pada tahun 2010 lalu, saat ini masih ada 2.104 PKL yang masih tersebar di sejumlah titik di Solo. Sebenarnya jumlahnya ada 2.106 PKL, namun dari hasil pendataan kemarin ada dua PKL yang saat ini diketahui tidak lagi beroperasi. Entah mereka pindah ke daerah lain atau memang tidak lagi beroperasi karena berpindah profesi,” ungkap Subagiyo ketika dimintai konfirmasi, Sabtu (8/1).

Diakuinya meskipun belum mencapai target maksimal, penataan PKL akan tetap dilanjutkan dan teragendakan dalam rencana lima tahun ke depan. “Nanti sisanya PKL yang belum ditata akan kami masukkan dalam rencana lima tahun selanjutnya,” imbuh dia.

sry

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…