Jumat, 7 Januari 2011 15:48 WIB Boyolali Share :

Pemkab Boyolali peroleh bantuan Rp 10 M

Boyolali (Espos)--Pemkab Boyolali memperoleh bantuan dari pemerintah pusat yang akan digunakan untuk kegiatan recovery pascabencana Merapi. Kegiatan itu akan dilaksanakan di tiga kecamatan yang berada di lereng Merapi.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Miskin (Bapermaskin) Boyolali Darsono mengatakan besarnya bantuan itu mencapai Rp 10 miliar. Nantinya, jelas Darsono, bantuan itu akan dibagikan di Kecamatan Selo, Musuk dan Cepogo. “Pembagiannya dilakukan sesuai tingkat kerusakan dan masukan dari masyarakat,” ujarnya kepada wartawan di Boyolali, Jumat (7/1).

Darsono menjelaskan untuk Kecamatan Selo memperoleh Rp 4 miliar. Sedang untuk Kecamatan Cepogo dan Musuk masing-masing Rp 3 miliar. “Bantuan itu sebagian besar digunakan untuk infrastruktur yang rusak terkena bencana Merapi, recovery fasilitas umum termasuk jaringan pipa air bersih dan pengembalian psikologis warga setelah terkena bencana,” tambah dia.

Seluruh dana itu, jelas Darsono, berasal dari APBN. Pihak daerah, jelasnya, tidak mengajukan anggaran untuk dana pendamping kegiatan tersebut. Ia menambahkan kegiatan itu direncanakan akan berlangsung awal tahun ini. Saat ini, jelasnya, program itu sudah masuk dalam tahap sosialisasi kepada masyarakat.

fid

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.Japantech Indojaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…