Jumat, 7 Januari 2011 14:32 WIB Sport Share :

Menko Polhukam
SBY tak pernah urusi LPI

Jakarta— Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga telah menyatakan dukungannya pada Liga Primer Indonesia (LPI). Namun, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak melibatkan diri dalam konflik PSSI-LPI.

“Setahu saya, SBY tidak pernah mengurusi LPI,” ujar Menko Polhukam Djoko Suyanto menanggapi pernyataan analis politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bhakti dalam acara coffee morning di Kantor Kemenkopolhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (7/1).

Sebelumnya Ikrar mengatakan bahwa dia mendengar kabar bahwa Presiden SBY akan membuka LPI. Ikrar menyayangkan jika SBY akan membuka LPI.

“Saya kira cukup riskan jika SBY mau membuka LPI. Presiden terlalu besar jika ikut cawe-cawe konflik sepakbola. Kalau PSSI dianggap tidak becus mengurusi sepak bola, tinggal ganti aja Nurdin. Repot amat,” ujar Ikrar.

Sebelumnya diberitakan, Presiden SBY belum bisa memastikan kehadirannya di acara pembukaan.

Demikian diungkapkan jurubicara Presiden SBY, Julian Pasha, saat ditemui wartawan, Kamis (6/1) sore WIB. “Masih belum bisa dipastikan (apakah SBY akan datang),” sahut Julian.

Hingga saat ini pihak kepresidenan juga belum menerima undangan resmi dari pihak LPI untuk datang ke acara yang akan dilangsungkan di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (8/1) lusa. Sejauh ini kabar tersebut cuma datang dari pemberitaan media.

“Kami belum menerima sampai hari ini. Sampai saat ini belum menerima undangan resmi kalau ada permintaan bahwa presiden diundang untuk menyaksikan langsung dari penyelenggara,” lanjut dia.

Laga pembuka Liga Primer Indonesia akan mempertemukan Ksatria XI Solo FC menghadapi Persema Malang.

dtc/tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…