Jumat, 7 Januari 2011 22:04 WIB Solo Share :

Lahan relokasi Kentingan Baru 8000 m2

Solo (Espos)–Pemegang sertifikat tanah Kentingan Baru, Jebres telah menyiapkan lahan relokasi seluas 8000 meter persegi di Kampung Jatirejo, Mojosongo, Jebres.

Penjelasan itu disampaikan wakil pemegang sertifikat tanah, Priyono kepada Espos Jumat (7/1) menyikapi perkembangan positif sengketa Kentingan Baru. Lahan 8000 meter persegi terletak di lokasi berbeda dengan rincian luas 6000 meter persegi dan 2000 meter persegi. Jarak antar dua lokasi itu relatif dekat tidak sampai tiga kilometer.

“Karena alasan teknis saya tidak bisa sebutkan pastinya dimana lokasi itu,” tegas dia.

Priyono memperkirakan lahan 8000 meter persegi bisa digunakan untuk menampung sedikitnya 150 kepala keluarga (KK) asal Kentingan Baru. Luas lahan tiap rumah diperkirakan 40 meter persegi. Pemegang sertifikat tanah juga sedang mengkaji pembuatan taman bermain untuk anak atau ruang publik bagi warga relokasi.

Tidak sampai di situ saja, biaya pemasangan listrik dan pengadaan air bisa saja dibantu. Menurut Priyono Camat Jebres, Basuki Anggoro Hexa sebagai mediator Kentingan Baru sudah mengecek lahan relokasi.

Bahkan menurut Priyono Camat sudah menyetujui lahan itu digunakan untuk penghuni lahan Kentingan Baru. Sementara Camat Jebres, Basuki Anggoro Hexa mengkhawatirkan adanya spekulan tanah terkait rencana relokasi penghuni Kentingan Baru. Dengan alasan menjaga kondusivitas proses mediasi pemegang sertifikat tanah dengan penghuni lahan dia memilih tidak memberikan penjelasan detail ihwal tahapan relokasi.

Begitu juga saat disinggung tentang informasi adanya succes fee ratusan juta rupiah untuk pihak-pihak tertentu, laki-laki berkumis tebal itu memilih no comment.

Sementara salah seorang penghuni Kentingan Baru yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan adanya upaya pihak tertentu mempengaruhi penghuni lahan supaya tidak pindah.

Dia juga mengaku kasihan terhadap 33 KK peserta relokasi tahap I ke Ngringo, Jateng, Karanganyar. Mereka dipindah ke lahan yang hanya berjarak dua hingga lima meter dari bibir Sungai Bengawan Solo. Sedangkan yang memilih dana tali asih hanya menerima Rp 5 juta/KK.

“Saya akan terima duit saja (bukan relokasi-red) lalu beli tanah di daerah lain,” ungkap dia. Diberitakan SOLOPOS sebelumnya lahan relokasi di Jatirejo berada tidak jauh dari TPA Putri Cempo.

kur

lowongan pekerjaan
Bagian Umum, Bagian Administrasi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Gerai Matahari dan Penjualan Kembali ke Fungsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (22/9/2017). Esai ini karya Flo. Kus Sapto W., seorang praktisi pemasaran. Alamat e-mail penulis adalah floptmas@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Berita akan ditutupnya dua gerai Matahari di Pasaraya Manggarai dan Blok M, Jakarta, cukup menarik…