Jumat, 7 Januari 2011 11:25 WIB News Share :

Gayus belum mengaku pelesiran ke Singapura dan Macau

Jakarta--Mabes Polri terus memeriksa Gayus Tambunan terkait beredarnya paspor Gayus ‘Sony Laksono’ yang pelesiran ke Macau dan Singapura. Namun, hingga saat ini masih tutup mulut.

“Nah, itu belum (ngaku),” ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Jumat (7/1).

Anton mengatakan, pihaknya akan terus mengumpulkan bukti agar kasus ini cepat terungkap. Sejumlah bukti dan fakta yang diperoleh saat ini oleh penyidik masih dilakukan pemeriksaan.

“Ya nanti kita kita akan minta dulu hasilnya supaya faktanya jelas. Nanti kita minta datanya,” jelasnya.

Terkait meminta keterangan saksi Devina, lanjut Anton, pihaknya belum berencana melakukan hal tersebut. “Ibu Devina belakangan nanti. Kita punya bukti-bukti dulu nanti kalau kita punya bukti baru nanti dia sebagai saksi,” imbuh mantan Kapolda Jatim ini.

Selama ditahan di Rutan Brimob, Gayus dengan leluasa keluar masuk sel dengan membayar biaya tertentu. Praktek haram ini baru berakhir setelah penyamarannya ke Bali terbongkar. Saat ini Gayus dipindahkan ke LP Cipinang sedangkan eks Kepala Rutan Brimob Kompol Iwan menjadi pesakitan di Mabes Polri.

Dan kini aksi seseorang yang diduga mirip dengan Gayus kembali ramai dibicarakan. Sony Laksono, orang yang sangat mirip dengan Gayus, diketahui pernah terbang ke Macau dan Kuala Lumpur menggunakan paspor palsu.

dtc/tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…