Jumat, 7 Januari 2011 12:49 WIB News Share :

Dua nelayan di Malang diduga hilang tertelan ombak

Malang--Dua nelayan Pantai Sendangbiru diduga hilang tersapu ombak, saat sedang mencari ikan. Mereka Supeno ,50, dan Mustofa ,35, warga Desa Tambakrejo RT 12/RW 03, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.

Keduanya dilaporkan hilang setelah delapan hari tak kembali ke rumah. Diketahui Supeno dan Mustofa berangkat melaut menggunakan perahu bernama Sandra 05 jenis speed, 31 Januari 2010 lalu. Namun setelah delapan hari belum menemukan mereka kembali, keluarga melapor ke polisi.

“Laporan kami terima pagi ini. Dua nelayan Sendangbiru diduga hilang setelah 8 hari melaut,” beber Wakapolres Malang Kompol Anjas Gautama Putra, Jumat (7/1).

Anjas mengaku sampai saat ini, upaya pencarian tengah dilakukan dengan melibatkan nelayan setempat.

Menurut keterangan dihimpun, perahu hanya mampu menampung dua orang ini berangkat mencari ikan menuju wilayah selatan hingga masuk wilayah laut bebas atau Samudera Hindia berjarak 30 mil dari bibir Pantai Sendangbiru.

Diduga akibat cuaca buruk terus melanda wilayah pantai selatan Pulau Jawa hingga mengakibatkan gelombang tinggi, membuat perahu ditumpangi korban terbalik. “Dugaan kami karena gelombang tinggi,” imbuh Anjas.

Kades Tambakrejo Wikanto membenarkan dua warganya hilang setelah delapan hari melaut. Sampai saat ini keberadaan mereka belum bisa ditemukan. Menurutnya sudah 6 bulan ini ratusan nelayan tidak melaut karena gelombang tinggi. Hingga berakibat para nelayan kekurangan untuk mencukupi kebutuhan hidup.

Diduga kuat kedua nelayan ini nekat, meskipun gelombang tinggi mengancam jiwa nelayan. “Mereka mungkin nekat melaut saat malam tahun baru, setelah enam bulan harus bertahan di darat karena gelombang tinggi,” ujarnya dihubungi terpisah.

Wikanto telah mengerahkan nelayan lain untuk mencari keberadaan kedua korban. Diharapkan secepatnya kedua nelayan ditemukan. “Semoga cepat ketemu, kasihan keluarga mereka,” tandasnya.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…