Jumat, 7 Januari 2011 21:09 WIB Sragen Share :

Diduga mabuk, suami aniaya istri hingga gagar otak

Sragen (Espos)–Seorang guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Gondang, Sragen, Sjm, 45, menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Selasa (4/1) lalu. Warga asal Dukuh Gondang Baru, RT 13, Gondang itu dianiaya suaminya, RS, 51, hingga gagar otak dan menjalani opname di RSUD Sragen.

Informasi yang dihimpun Espos, korban KDRT dirawat di Bangsal Teratai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sragen sejak kejadian. Bahkan dua orang anaknya sempat disandera ayahnya sebagai jaminan agar korban mencabut laporan kekerasan itu ke Mapolsek Gondang.

Kapolres Sragen AKBP IB Putra Narendra melalui Kasubah Humas AKP Mulyani saat dijumpai wartawan, Jumat (7/1), mengungkapkan penganiayaan itu bermula saat pelaku pulang ke rumah pagi buta dalam keadaan mabuk. Tanpa sebab yang jelas pelaku terlibat cekcok dengan korban. Saking tak mampu menahan emosi, pelaku langsung menganiaya korban hingga babak belur, bahkan sampai mengelami cedera pada kepala, rahang dan ulu hatinya. Penganiayaan pelaku diduga karena pengaruh minuman keras.

“Korban mengaku tidak terima dan melaporkan perlakukan suaminya ke pihak kepolisan. Pelaku yang mengetahui aksinya ditangani polisi, langsung nekat mengurung kedua anaknya yang masih duduk di bangku SD di dalam rumah. Kedua anak itu dilarang ke luar rumah hingga korban mencabut laporannya di polisi,” ujar Kasubag Humas Polres Sragen.

Menurut Mulyani, perkara ini ditangani Polsek Gondang dan aparat masih memeriksa sejumlah saksi. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, kata dia, polisi masih menunggu korban keluar dari rumah dan dinyatakan sehat.

Sementara itu, korban enggan dimintai keterangan wartawan saat dijumpai di RSUD Sragen. Ketua Aliansi Peduli Perempuan Sukowati (APPS) Sragen, Sugiyarsi mengatakan APPS akan melakukan advokasi terhadap korban KDRT itu sampai tuntas.

trh

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…