Kamis, 6 Januari 2011 18:01 WIB News Share :

Program PNMP di Grobogan masuki tahun keempat

Grobogan (Espos)–Penanggulangan kemiskinan melalui program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) Mandiri perkotaan di Kabupaten Grobogan telah memasuki tahun keempa dan telah menjangkau 17 desa/kelurahan di kabupaten setempat.

Menurut asisten koordinator kota (Askot) PNPM Kabupaten Grobogan Eko Wahyudi kepada wartawan, Kamis (6/1), PNPM pertama kali dilaksanakan mulai tahun 2007.

Pada tahun pertama sampai tahun ketiga,lanjutnya, kelurahan sasaran program ini telah difasilitasi melalui PNPM Mandiri Perkotaan (Reguler) dengan melaksanakan siklus dasar.

“Tahap ini dikenal dengan tahap pemberdayaan/pembelajaran di mana hasil yang diharapkan adalah mewujudkan masyarakat yang tidak berdaya menjadi masyarakat yang berdaya,” tuturnya.

Setelah tahap pertama hingga ke tiga maka pada tahun keempat sampai tahun keenam, sambung Eko, akan dilanjutkan dengan berbagai intervensi menuju tahap kemandirian.
“Tahap ini dikenal dengan tahap kemandirian dengan hasil yang diharapkan mewujudkan masyarakat yang berdaya menjadi mandiri,” paparnya.

Di tahap ini melalui rembug warga tahunan, masyarakat bersama-sama diajak mengurai  masalah kemiskinan, penyebab dan kriteria miskin yang ada di lingkungan mereka.

Lebih jauh Eko menjelaskan, Implementasi dari kegiatan PNPM yang merupakan PJM Prongkis yang disusun oleh masyarkat meliputi Tridaya yaitu kegiatan pembangunanpPrasarana lingkungan, kegiatan sosial yang meliputi pendidikan, kesehatan serta kegiatan ekonomi bergulir.

Menurut Eko dukungan pemerintah Kabupaten Grobogan cukup baik dilihat dari segi fasilitasi kegiatan baik ditingkat masyarakat maupun di Kabupaten. Pada tahun 2010 Pemkab Grobogan mengalokasikan dana saharing sebesar Rp 1.132.000.000.

“Dana tersebut  digunakan untuk pelaksanaan program kemitraan antara masuyarakat dengan pemerintah melalui kegiatan penanggulangan kemiskinan terpadu. Untuk kegiatan ini dinilai cukup berhasil untuk mendorong swadaya masyarakat,” tandas Eko.

rif

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…