Kamis, 6 Januari 2011 14:35 WIB Sport Share :

Mundur dari Divisi Utama, Persis Solo nyatakan bubar

Solo — Ketua Umum Persis Solo Hadi Rudyatmo memastikan klub Persis Solo mengundurkan diri dari Liga Divisi Utama yang diselenggarakan PSSI.  Persis Solo akan bubar dan pertandingan sore nanti menjadi yang terakhir.

Hal ini diungkapkan Rudy di sela-sela pertemuan antara Kapolda Jateng  Irjen Edward Aritonang, Kapolresta Surakarta Kombes Pol Nana Sujana,  Ketua Panpel Roy Saputra dan Manajer Solo FC Abraham EW Turangan, di Mapolresta Surakarta, Kamis (6/1).

“Persis akan dibubarkan setelah pertandingan terakhir hari ini,” kata Rudy.

Menurut dia, prestasi Persis tidak pernah membaik. Selain itu tidak ada anggaran untuk operasional klub. Dana Rp 4,5 miliar dari APBD dirasakan  berat dan bisa lebih bermanfaat untuk pembangunan lain di Solo.

“Saya sudah bicara dengan Walikota dan beliau juga setuju,” kata Rudy  yang menjabat Wakil Walikota Solo dan Ketua Pengurus Cabang PSSI Solo ini.

Selain itu, alasan lain bubarnya Persis adalah perlakuan buruk yang  mereka terima selama kompetisi Liga Divisi Utama. Mereka kerap dicurangi  wasit.

“Dalam beberapa pertandingan, kita yang fair saja selalu dikalahkan.  Seringkali asisten wasit dan wasit nggak kompak. Itu pasti ada faktor  lain,” keluhnya.

Lantas bagaimana dengan nasib para pemain Persis? “Mereka akan dibawa ke  Solo FC. Yang U-21 masuk ke U-21, senior masuk ke senior,” tutupnya.

Persis masih akan melakukan laga Divisi Utama lawan Persik Kediri di  Stadion Manahan, Solo, Kamis (6/11) sore nanti. Laga ini akan menjadi duel pamungkas Persis di Divisi Utama. Detik.com

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…