Kamis, 6 Januari 2011 20:57 WIB Wonogiri Share :

Jatimarto canangkan bebas pupuk kimia di 2015

Wonogiri (Espos)–Petani di Desa Jatimarto Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri, menargetkan penggunaan 100% produk penyubur dan obat-obatan organik di areal pertanian setempat tahun 2015 mendatang.

Selain lebih ramah lingkungan, pertanian organik menghasilkan produk dengan kualitas lebih baik. Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Jatimarto, Mubandi, menyebutkan saat ini petani di desanya sudah mulai meninggalkan baham kimia dan menggantinya dengan produk organik. Hal itu di antaranya dibuktikan tingkat penyerapan pupuk kimia yang jauh berkurang. Untuk urea, kata dia, penyerapan oleh petani tercatat hanya mencapai sekitar 70% dari alokasi yang disediakan.

“Sekarang sedang berjalan dan hampir 50% kebutuhan penyubur dan obat dialihkan ke produk organik. Diharapkan tahun 2015 Desa Jatimarto sudah terbebas dari penggunaan pupuk atau obat-obatan kimia,” ungkap Mubandi yang juga Kepala Urusan (Kaur) Ekonomi dan Pembangunan Desa Jatimarto, ditemui Espos di kantor desa setempat, Kamis (6/1).

Mubandi menjelaskan, areal pertanian di desanya seluas 109 hektare. Meliputi lahan basah atau persawahan seluas 64,5 hektare dan lahan kering 45,2 hektare. Menurutnya, selain kesadaran petani yang sudah cukup baik, program pertanian organik di Desa Jatimarto didukung ketersediaan bahan baku yang cukup melimpah.

try

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…