Rabu, 5 Januari 2011 15:07 WIB Internasional Share :

Hujan es di China, 58.000 orang mengungsi

Beijing–Cuaca ekstrem terus melanda berbagai belahan dunia. Di China Selatan, hujan es membuat 58.000 orang terpaksa dievakuasi dari 5 provinsi karena rumah mereka rusak.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (5/1), pemerintah China menaksir kerugian mencapai US$ 203,8 juta atau sekitar Rp 1,8 triliun. Hujan es ini menerpa Provinsi Jiangxi, Hunan, Chongqing, Sichuan dan Guizhou dalam beberapa hari terakhir.

Satu orang tewas dan 1.200 rumah rusak. Sementara, cuaca ekstrem di musim dingin ini merusak 142.400 hektar lahan pertanian. Di Provinsi Guizhou, 22.800 orang terpaksa dievakuasi.

Cuaca buruk dengan es ini juga melumpuhkan listrik. Jalan tol pun lumpuh selama 30 jam dan ribuan orang yang naik mobil pun terjebak. Demikian pernyataan Departemen Transportasi Provinsi Guizhou.

Pada Selasa (4/1) kemarin, kemacetan mulai terurai setelah jalan tol yang tertutup es kembali dibuka. Namun, cuaca buruk ini diprediksi akan berlangsung selama lima hari ke depan.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…