Rabu, 5 Januari 2011 17:50 WIB News Share :

17 Guru di Grobogan tak lulus sertifikasi 2010

Grobogan (Espos)–Sebanyak 17 orang dari 797 peserta pelaksanaan sertifikasi guru dan pengawas tahun 2010 di Kabupaten Grobogan dinyatakan tidak lulus oleh panitia sertifikasi guru rayon 13, UNS Solo.

“Tahun 2010 Kabupaten Grobogan mendapat kuota 797 orang untuk mengikuti sertifikasi. Dari kuota tersebut 780 orang dinyatakan lulus. Sementara 17 orang tidak lulus karena sedang ibadah haji dan sakit,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan, H Sugiyanto SH MM saat penyerahan sertifikat pendidik di pendapa kabupaten setempat, Rabu (5/1).

Penyerahan sertifikat dilakukan oleh Bupati Grobogan, H Bambang Pudjiono SH. Jumlah penerima sertifikat 784 orang terdiri dari, 780 orang yang lulus sertifikasi tahun 2010 dan empat orang peserta sertifikasi 2009. “Dengan demikian jumlah guru di Kabupaten Grobogan yang telah tersertifikasi sejak tahun 2006 hingga 2010 jumlahnya mencapai 3.164 orang,” papar Sugiyanto.

rif

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…