Selasa, 4 Januari 2011 14:11 WIB News Share :

Tiga pegawai Ditjen Pajak Jabar terbukti terima suap

Jakarta–Tiga pegawai Kantor Ditjen Pajak Jawa Barat terbukti telah menerima sejumlah uang. Hadiah itu diberikan karena mereka berhasil mengurangi pembayaran wajib pajak Bank Jabar 2001-2002.

Tiga pegawai itu adalah Roy Yuliandri, Muhammad Yazid dan Dien Rajan Mulya. Mereka adalah tim pemeriksa pajak PT Bank Jabar.

Roy divonis tiga tahun penjara dan denda Rp 150 juta. Yazid divonis dua tahun bui dan denda Rp 100 juta. Sedangkan Dien hanya 1,5 tahun penjara serta bayar denda Rp 100 juta.

“Menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” ujar Ketua Majelis, Hendri Agusten saat membacakan putusannya di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (4/1).

Hukuman ini jauh dari tuntutan jaksa. Sebelumnya, ketiga terdakwa ini dituntut selama 7,5 tahun penjara. Seluruhnya juga dituntut wajib membayar denda Rp 200 juta.

Menurut majelis, jaksa tidak berhasil membuktikan tiga terdakwa itu melanggar pasal 12. Hakim justru menjerat dengan pasal 5 ayat 2a.

Tiga pegawai pajak ini mengurangi pajak yang mesti dibayar oleh Bank Jabar, dalam rentang Desember 2002 hingga April 2004.

Untuk wajib bayar pajak 2001, 3 orang ini juga mengurangi dari Rp 129 miliar menjadi hanya Rp 4 miliar. Sedangkan tahun 2002 dari Rp 51 miliar menjadi Rp 7,2 miliar.

Sebagai imbalan, Roy mendapat Rp 500 juta, Yazid dapat Rp 475 juta dan Mulya dapat Rp 310 juta. “Unsur menerima hadiah telah terbukti di dalam diri terdakwa,” kata hakim Andi Bachtiar.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…