Selasa, 4 Januari 2011 00:43 WIB Wonogiri Share :

Sendang desak bagi hasil pengelolaan WGM

Wonogiri (Espos)--Pemerintah Desa Sendang (Pemdes) Kecamatan Wonogiri Kota mendesak bagi hasil pengelolaan Waduk Gajah Mungkur (WGM) dengan desa.

Pasalnya meski berada di desa setempat, sejauh ini tidak ada kontribusi finansial dari objek wisata tersebut.

Kepala Desa (Kades) Sendang, Sriyatni, menyatakan masyarakat di desanya sejak lama berharap ikut mendapat bagian dari hasil pengelolaan waduk.

Namun selama ini hal itu terganjal peraturan, sehingga seluruh pendapatan dari pengelolaan objek WGM langsung masuk ke Pemkab Wonogiri.

“Efek ke warga desa memang ada. Tapi sebatas memberi kesempatan kepada masyarakat kami untuk sekedar numpang cari makan. Lainnya tidak. Termasuk retribusi penginapan atau hotel, desa juga tidak mendapat bagian apa-apa karena sudah ditarik oleh instansi terkait,” ungkapnya ketika ditemui Espos di ruang kerjanya di Kantor Desa Sendang, Senin (3/1) siang.

Sriyatni mengatakan keberadaan dana bagi hasil pengelolaan WGM akan sangat menunjang upaya pembangunan wilayah di desa setempat. Saat ini, lanjutnya, masyarakat di Sendang juga menunggu realisasi program Pemkab di bawah Bupati Danar Rahmanto yang mewacanakan konsep desa wisata.

try

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…