Selasa, 4 Januari 2011 15:33 WIB News Share :

Nama samaran Gayus 'Sonny Laksono' terbang ke Kuala Lumpur

Jakarta–Menkum HAM Patrialis Akbar menemukan data mengejutkan terkait dugaan Gayus Tambunan pergi ke Singapura. Nama Gayus memang tidak ada dalam data perjalanan, tetapi nama samaran Gayus saat pergi ke Bali, yakni Sonny Laksono diketahui pergi ke Kuala Lumpur, Malaysia.

“Pada 24 September tertulis dia ke Macau dengan menggunakan Mandala Airlines. Lalu kembali tanggal 26 pakai Garuda, kalau tidak salah. Lalu tanggal 30 September paspor itu ke KL (Kuala Lumpur),” kata Patrialis di Istana Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (4/1).

Namun, berdasar catatan Imigrasi, tidak diketahui bagaimana nama Sonny Laksono itu bisa kembali ke Tanah Air. “Belum diketahui bagaimana kembalinya ke sini. Saya perintahkan tim periksa lagi lebih intensif,” tegas Patrialis.

Patrialis menjelaskan, wajar saja Sonny Laksono bisa lolos ke luar negeri, karena nama itu tidak masuk dalam nama yang dilarang pergi. “Kalau itu bukan Gayus ya mereka kan nggak tahu,” kata politisi PAN ini.

Sebelumnya dalam surat pembaca Kompas, Minggu 2 Januari 2011, seorang pembaca bernama Devina yang bertempat tinggal di Raffles Hills, Depok, mengaku melihat seseorang yang memakai wig dan kacamata mirip Gayus pada 30 September 2010 lalu, jauh sebelum kasus pelesiran Gayus ke Bali terungkap.

Saat itu dia hendak pergi ke Singapura menggunakan pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ 7780. Dia menduga orang itu adalah Gayus setelah melihat ramainya pemberitaan Gayus pergi ke Bali dengan menyamar.

Pada awal November 2010, Gayus kepergok piknik ke Bali. Dia terbang dengan memakai nama Sonny Laksono.

Selama ditahan di Rutan Brimob, Gayus dengan leluasa keluar masuk sel dengan membayar biaya tertentu. Praktek haram ini baru berakhir setelah penyamarannya ke Bali terbongkar. Saat ini Gayus dipindahkan ke LP Cipinang sedangkan eks Kepala Rutan Brimob Kompol Iwan menjadi pesakitan di Mabes Polri.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…