Selasa, 4 Januari 2011 20:53 WIB Boyolali Share :

Dam baru di Kali Apu retak

Boyolali (Espos)–Banjir lahar dingin Merapi yang terjadi dalam beberapa hari lalu tidak hanya merusak intake atau bendungan dam Kali Apu, namun juga merusakkan dam baru Kali Apu yang berada di Desa Klakah dan Tlogolele.

Dari pantauan Espos, Selasa (4/1), bagian dam baru yang lokasinya sekitar 500 meter ke arah hulu dam lama terlihat retak di bagian tengah. Selain itu, talut di pinggir dam juga telah ambrol. Batu-batu berukuran besar juga menutup saluran air di dam tersebut. Hal itu membuat dam akan mudah rusak, karena saluran air tertutup material batu dan pasir yang cukup banyak.

Salah seorang warga Desa Klakah, Pardi, 30, mengatakan retaknya dinding dam itu sudah terjadi beberapa hari lalu. Kerusakan itu ditambah parah setelah banjir lahar dingin. “Kerusakan itu juga terjadi pada tebing sungai. Bahkan beberapa titik mengalami ambrol. Selain itu jalan darurat warga Dukuh Stabelan dan Takeran, Desa Tlogolele juga rusak tergerus banjir lahar dingin,” papar dia kepada wartawan, Selasa.

Dirinya juga harus menghentikan aktivitas menambang saat cuaca sudah mendung. Bahkan dirinya memilih menyingkir ke lokasi yang lebih jauh jika turun hujan deras. Sementara, terkait aktivitas menambang di Kali Apu, Kades Jrakah Tumar mengaku tak bisa melarang warganya untuk melakukan penambangan. Pasalnya, saat ini warga tidak memiliki pendapatan karena belum bisa bertani.

fid

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…