Selasa, 4 Januari 2011 17:59 WIB Solo Share :

Banjir rendam 1788 rumah warga Solo

Solo  (Espos)–Ribuan rumah di Kota Solo terendam banjir sejak Selasa (4/1) dini hari. Ketinggian air antara 0,5 meter hingga 1,5 meter. Daerah banjir meliputi Kecamatan Pasar Kliwon, Jebres dan Serengan.

Penyebab banjir yakni meluapnya Sungai Bengawan Solo dan anak sungai seperti Kali Pepe dan Kali Jenes. Wilayah banjir terluas yakni Kelurahan Sangkrah, Pasar Kliwon yang merendam sekitar 649 rumah. Sedang daerah dengan ketinggian air terparah yakni wilayah RT 2/ RW II Gandekan, Jebres yang mencapai 1,5 meter.

Kepala Kantor Kesbangpol Linmas, Suharso saat ditemui di lokasi banjir mengatakan jumlah sementara rumah yang terendam 1788 rumah tersebar di tujuh kelurahan yakni Sangkrah, Pasar Kliwon, Kedunglumbu, Sewu,  Gandekan, Semanggi,Joyotakan. “Kebutuhan warga saat ini yakni makan, kami telah menyediakan makanan siap saji seperti nasi bungkus untuk warga korban banjir. Juga telah disiapkan beras dan mie instan,” katanya.

dtc/tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.NSC FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…