Selasa, 4 Januari 2011 03:48 WIB Wonogiri Share :

2010, Pelatihan BLK hanya jangkau 12 kecamatan

Wonogiri (Espos)–Program pelatihan ketrampilan Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja (UPT BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Wonogiri hanya menjangkau 12 kecamatan selama tahun 2010.

13 Kecamatan lain harus menunggu giliran sampai periode tahun-tahun berikutnya. Minimnya dana untuk pelaksanaan program pelatihan menjadi kendala utama memenuhi permintaan dari daerah, dalam hal ini kecamatan. Kepala Sub Bagian Tata Usaha (TU) UPT BLK Disnakertrans Kabupaten Wonogiri, Totok Mursid Subroto, menyebutkan selama tahun 2010 hanya ada 12 paket pelatihan ketrampilan yang bisa dilaksanakan, dengan total peserta sebanyak 240 orang.

“Idealnya kalau setiap kecamatan mengajukan dua paket, dalam satu tahun ada 50 paket pelatihan yang bisa digelar. BLK sebenarnya juga mampu menangani kegiatan sebanyak itu, tetapi kendalanya ada pada dana,” ungkapnya ditemui Espos di ruang kerjanya di Kantor UPT BLK, Senin (3/1).

Totok mengatakan setiap paket pelatihan menyertakan 20 orang peserta. Selain digratiskan dari biaya program, para peserta yang tergabung dalam sebuah kelompok juga diberikan bantuan alat untuk stimulan usaha. Dengan cara tersebut, ujarnya, diharapkan siswa yang telah lulus pelatihan mampu membuka lapangan kerja baru guna mengantisipasi membengkaknya pengangguran.

Dikemukakan, dari 12 paket pelatihan tahun 2010, hanya lima di antaranya yang dibiayai Pemkab Wonogiri melalui APBD. Sisanya sebanyak tujuh paket dilaksanakan dengan dana bagi hasil cukai tembakau. Setiap paket, jelasnya, dilaksanakan selama 1,5 bulan serta menelan dana Rp 25 juta.

Disinggung soal kegiatan serupa tahun 2011, Totok mengatakan pihaknya masih menunggu proses penetapan APBD. Namun dalam dokumen rencana kerja dan anggaran (RKA) yang dibuat, lanjutnya, pelatihan ketrampilan direncanakan justru hanya akan dilaksanakan untuk sembilan paket. “Padahal program ini penting untuk menekan pengangguran, tapi mau bagaimana lagi,” sambungnya.

Petugas UPT BLK Disnakertrans Kabupaten Wonogiri, Cecep Susanto, menyebutkan sesi pelatihan ketrampilan tahun 2010 dengan dana dari APBD dilaksanakan di Kecamatan Sidoharjo, Wuryantoro, Jatisrono, Giriwoyo, dan Batuwarno. Sedang pelatihan yang dibiayai dari bagi hasil cukai tembakau digelar di Kecamatan Eromoko, Girimarto, Purwantoro, Baturetno, Pracimantoro, Bulukerto, serta Sologohimo. Bidang-bidang pelatihan di antaranya kejuruan prosesing, kejuruan otomotif, kejuruan meubelair, kejuruan service HP, kejuruan menjahit, kejuruan komputer, dan las karbit.

try

lowongan pekerjaan
EDITOR MATEMATIKA (Fulltime), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…