Senin, 3 Januari 2011 22:08 WIB Sragen Share :

Sehari, tiga rumah dibobol maling

Sragen (Espos)–Kasus pencurian dengan pemberatan marak di awal tahun 2011. Dalam satu hari tiga kasus Curat terjadi dengan tempat kejadian perkara (TKP) berbeda, Senin (3/1).

Rumah Kabul Wahyu Utomo, 20, warga Karang RT 9/RW III, Puro, Karangmalang, Sragen diobok-obok maling, Senin dinihari.

Akibatnya uang tunai Rp 500.000 dan Laptop merk Axio amblas dicuri. Korban mengalami kerugian sampai Rp 3 juta.

Nuri Yulianam, 25, warga Termas RT 17, Gringging, Sambunmacan, Sragen juga menjadi korban pencurian. Motor Yamaha Scorpio Nopol AD 2316 SN milik Nuri raib disikat maling saat pemiliknya tertidur pulang di malam hari. Korban mengetahui kejadian itu saat melihat kondisi jendela rumah rusak.

“Pencuri masuk dengan cara mencongkel jendela. Dengan pencurian itu korban menelan kerugian sekitar Rp 18 juta,” ujar Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Mulyani mewakili Kapolres Sragen AKBP IB Putra Narendra.

Nasib serupa juga dialami Agung Sri Handoyo,29, warga Ngrombo RT 1, Celep, Kedawung, Sragen yang memiliki toko kelontong di dukuh Gantiwarno, Mojokerto, Kedawung, Sragen.

Modus yang digunakan, kata AKP Mulyani, pelaku pura-pura membeli barang. Saat korban lengah, pelaku lain menyikat uang tunai Rp 900.000 dan sebuah handphone (HP).

trh

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…