Senin, 3 Januari 2011 05:24 WIB News Share :

ICW
Penegakan hukum 2011 agak mencemaskan

Jakarta--Penggiat hukum tidak bisa berharap terlalu banyak akan terjadinya perubahan yang lebih baik dalam proses penegakan hukum di tahun 2011 ini.

Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai penegakan hukum di tahun ini mencemaskan.

“Kalau dilihat dari sisi pengambil kebijakan tertinggi dibidang hukum, maka penegakan hukum di tahun 2011 ini agak mencemaskan kita,” ujar Wakil koordinator ICW, Emerson Yuntho seperti dilansir, Minggu (2/1).

Kecemasan ICW tersebut dikarenakan semua petinggi bidang penegakan hukum yakni Kapolri, Ketua KPK, Jaksa Agung dan Ketua Komisi Yudisial (KY) adalah orang-orang baru. Hal ini membuat peta penegakan hukum menjadi sulit ditebak.

“Mereka semua kan orang baru, kemungkinannya penegakan hukum bisa jalan di tempat, maju atau justru malah bisa saja mundur,” terang Emerson.

Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, yakni mundur nya penegakan hukum, ICW berharap masyarakat lebih berperan lagi. Dengan demikian, masyarakat bisa menjadi kontrol bagi alat-alat negara tersebut.

“Tidak sekadar kerja dari aparat, tetapi diperlukan peran dari masyarakat, LSM dan media untuk mengontrol mereka agar tetap sesuai di jalurnya. Bila tidak dikontrol, penegakan hukum bisa melenceng jauh dari yang kita harapkan,” imbuhnya.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…