Senin, 3 Januari 2011 20:37 WIB News Share :

Gayus minta dibebaskan & dikembalikan barang-barangnya

Jakarta — Terdakwa kasus mafia pajak Gayus Tambunan meminta kepada majelis hakim agar dirinya dibebaskan dari segala tuntutan. Gayus juga meminta barang miliknya yang dijadikan barang bukti dikembalikan.

“Membebaskan terdakwa Gayus Tambunan dari dakwaan pertama primer dan subsidair, kedua primer dan subsidair, ketiga dan keempat,” ungkap Gayus saat membacakan pledoinya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Senin (3/1).

Dalam permohonannya itu, Gayus menyampaikan hal-hal yang menurutnya patut menjadi pertimbangan hakim. Di antaranya adalah hal yang memberatkan dan meringankan dirinya.

Hal yang memberatkan karena atas keterusterangan Gayus terhadap satgas pemberantasan mafia hukum dan penyidik tim independen banyak orang di proses hukum. Sedangkan hal yang meringankan menurut Gayus adalah dirinya sangat kooperatif dalam permeriksaan.

Lalu, ia mengaku tidak pernah komplain kepada penyidik walaupun memperlakukan dirinya dengan tidak benar seperti menahan dirinya dalam isolasi gegana selama 3 bulan sejak 1 April-awal Juli 2010 tanpa surat penahanan yang sah.

“Karena surat penahanan yang ada pada saya seharusnya saya ditempatkan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya,” tambahnya.

Gayus juga meminta barang bukti yang tidak pernah sekalipun digunakan baik dalam penyelidikan maupun penututan untuk dikembalikan kepada dirinya.

“Berupa flashdisk, laptop Sony VPCW115 XG, Blackberry Bold 9000 dan Hp Nokia N95,” tuturnya.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…