Senin, 3 Januari 2011 20:44 WIB Wonogiri Share :

90 Umbul-umbul KD dirazia

Wonogiri (Espos)--Tim gabungan Pemkab Wonogiri mencopoti umbul-umbul ataupun spanduk yang telah kadaluarsa (KD), Senin (3/1).

Selanjutnya, barang sitaan itu diamankan di Kantor Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Kekayaan Aset Daerah (DPPKAD) Wonogiri. Tim yang terdiri dari petugas Satpol PP, DPPKAD dan Linmas itu mencopot 90 buah umbul-umbul dan spanduk di sekitar Alun-alun Giri Krida Bakti dan Jalan Diponegoro.

Kasi Ketertiban Satpol PP, Agus Supriyanto mewakili Kakan Satpol PP Sukiyono menyatakan, razia rutin dilakukan. Ditambahkan oleh Kabid retribusi DPPKAD Wonogiri, Joko Prayitno menyatakan, umbul-umbul yang disita di antaranya bertuliskan kartu AS dan Solo Advertising.
“Razia melibatkan dua tim untuk berbagi tugas. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak panitia. Di Alun-alun Giri Krida Bakti, kami memperoleh informasi jika pemasangan umbul-umbul diserahkan ke EO. EO sendiri hanya menitipkan pajak Rp 500.000, sementara jumlah umbul-umbul terpasang lebih dari dana itu.”

Mantan ajudan Bupati era Tjuk Susilo itu menyatakan, pengalaman itu akan dijadikan pertimbangan pengurusan pemasangan umbul-umbul di event selanjutnya.

tus

LOWONGAN PEKERJAAN
SMK MUHAMMAADIYAH PROGRAM KHUSUS (PK) KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…