Minggu, 2 Januari 2011 20:41 WIB Sukoharjo Share :

Minim, penyuluh KB di Sukoharjo

Sukoharjo (Espos)--Jumlah penyuluh keluarga berencana (KB) di Kabupaten Sukoharjo dinilai sangat minim dan kurang ideal.

Pasalnya, saat ini masing-masing penyuluh harus mengkaver tiga hingga empat desa.

Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (KPPKB) Sukoharjo, Susi Purnamaningdiah mengatakan idealnya masing-masing penyuluh KB membawahi satu desa atau kelurahan.
Sedangkan untuk Sukoharjo, dari 167 desa atau kelurahan yang ada, hanya dipegang 78 orang penyuluh KB.
“Jika dibilang kekurangan jelas kurang. Kalau 78 orang harus memegang 167 desa atau kelurahan jelas mereka selama ini kerepotan,” terang Susi, Sabtu (1/1).

Untuk menambal kekurangan itu, menurut Susi, setiap tahun KPPKB Sukoharjo selalu mengajukan penambahan penyuluh KB ke Pemkab.
Namun, dari usulan penambahan itu, yang terealialisasi hanya sekitar dua penyuluh per tahunnya.

“Tambahannya tidak terlalu banyak, kira-kira hanya satu atau dua orang saja. Sedangkan seluruh penyuluh KB yang ada sekarang, semuanya statusnya PNS,” jelas dia.

hkt

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…