Minggu, 2 Januari 2011 21:28 WIB Solo Share :

Liburan, Calo tiket merajalela di TSTJ

Solo  (Espos)–Calo tiket/karcis masuk Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo merajalela selama masa gelaran Gebyar Tahun Baru 2011, Sabtu (1/1) dan Minggu (2/1).

Berdasar pengamatan Espos Minggu siang, para calo tidak hanya beredar menawarkan tiket masuk di area parkir Kompleks TSTJ. Mereka juga aktif menggaet pembeli di luar Kompleks TSTJ. Ada yang terang-terangan menawarkan karcis masuk kepada para pengunjung. Namun ada juga yang jemput bola kepada para pengunjung yang sedang memarkir kendaraan bermotor.

“Mereka langsung menyodorkan tiket kepada pengunjung yang sedang memarkir kendaraan. Sehingga ada pengunjung yang tidak tahu bahwa mereka calo,” ujar seorang pengunjung TSTJ, Astuti, 26, asal Jatiyoso, Karanganyar.

Para calo menjual tiket masuk TSTJ dengan harga Rp 9.000 per lembar, lebih mahal Rp 1.000 dari harga standar. Namun keberadaan para calo justru dinilai sebagian pengunjung menguntungkan. Utamanya pengunjung yang merasa malas antre tiket di loket.

Pasalnya sejak Sabtu pagi antrean pengunjung TSTJ terlihat mengular hingga beberapa meter. Koordinator Gebyar Tahun Baru 2011 TSTJ, Nonot Darwanto mengaku kesulitan menghadapi aksi para calo. Selama gelaran Gebyar dia sebatas mengimbau pengunjung supaya membeli tiket langsung ke loket penjualan resmi.

Menurut laki-laki yang juga Kasi Hiburan dan Promosi TSTJ tidak ada komplain atau keluhan pengunjung terkait keberadaan para calo. Dia meyakini para calo tergabung dalam kelompok tergorganisir yang sudah biasa beroperasi di Solo seperti THR Sriwedari.

“Saya tahu orang-orangnya, sebagian sering saya lihat beroperasi di tempat-tempat hiburan lain di Solo,” katanya. Lebih lanjut Nonot mengungkapkan pengunjung TSTJ membeludak sepanjang gelaran Gebyar Tahun Baru.

Pada hari pertama Gebyar jumlah pengunjung mencapai 10.141 orang dewasa ditambah 1.404 anak-anak. Sedangkan hingga Minggu siang jumlah pengunjung sudah mencapai 3.500-an orang. Sebelumnya panitia hanya mentargetkan jumlah pengunjung 10.000 orang sepanjang gelaran Gebyar Tahun Baru. Harga tiket resmi dijual Rp 8.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak.

“Gebyar tahun ini jauh lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya. Sebab hari libur tahun baru berbarengan dengan libur sekolah,” terang dia.

kur

LOWONGAN PEKERJAAN
QUALITY CONTROL DAN ADMIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pertaruhan Messi dan Ronaldo

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (20/11/2017). Esai ini karya M. Zainal Muttaqien, dosen di Jurusan Sastra Inggris Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah zainaldo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Babak play off kualifikasi Piala Dunia 2108 telah selesai,…